Dua SPPG di Kulonprogo Masih Disetop, Perizinan Jadi Sorotan
Dua SPPG di Kulonprogo masih disuspend. Pemkab mendorong tertib perizinan dan penguatan SOP program MBG.
Nelayan sumringah mendapat bantuan alat mesin perahu tempel untuk menunjang aktivitas melautnya. Secara simbolis bantuan diberikan di Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Kulonprogo belum lama ini/ Istimewa
Harianjogja.com, KULONPROGO— Kelompok nelayan dan pembudidaya ikan di Kulonprogo menerima bantuan alat perikanan modern dari pemerintah pusat untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha.
Bantuan alat ini disalurkan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Kulonprogo sebagai jawaban atas permohonan yang diajukan oleh kelompok-kelompok binaan sebelumnya.
Kepala Dislautkan Kulonprogo, Drajat Purbadi, menjelaskan bahwa bantuan ini menyasar tiga sektor utama, yaitu Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan (Poklahsar), Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan, serta Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan).
"Untuk Pokdakan, kami menerima dua paket bantuan sistem bioflok lengkap yang ditempatkan di Mina Arta Triharjo dan Mina Lestari Banyuroto. Selain itu, pembudidaya juga mendapatkan bantuan benih dan calon induk," ujar Drajat kepada wartawan, Minggu (21/12/2025).
Sebagai informasi, bioflok merupakan teknologi budidaya ikan modern yang memanfaatkan mikroorganisme untuk mengolah limbah organik menjadi gumpalan protein (flok) bernutrisi. Sistem ini diklaim mampu meningkatkan kualitas air sekaligus menghemat pakan secara berkelanjutan.
Selain sektor budidaya, para nelayan yang tergabung dalam KUB juga menerima 10 unit mesin perahu tempel berdaya 15 PK yang didistribusikan ke lima kelompok. Sementara itu, untuk menunjang rantai distribusi hasil tangkapan, Poklahsar Mina Bogowonto Temon dan Mina Tritip Kokap menerima bantuan berupa 4 unit ice freezer dan 20 unit cool box.
Drajat mengakui bahwa bantuan dari pusat ini sangat krusial mengingat adanya efisiensi anggaran di tingkat daerah. Ia pun memberikan catatan khusus untuk pengadaan mesin perahu ke depannya.
"Kami sangat berharap tahun 2026 bantuan bisa lebih banyak lagi. Khusus untuk mesin tempel, kami menyarankan pengadaan daya 30 PK karena lebih sesuai untuk menaklukkan ombak pantai selatan yang cukup kuat," tambahnya.
Wakil Bupati Kulonprogo, Ambar Purwoko, menyampaikan apresiasi tinggi atas penyaluran bantuan tersebut. Menurutnya, bantuan peralatan ini merupakan wujud nyata kehadiran dan kepedulian pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat pesisir dan pembudidaya.
"Bagaimanapun kepedulian pemerintah kepada masyarakat sudah teruji dan terbukti. Ini adalah wujud peran serta para pemimpin yang peduli kepada kesejahteraan rakyatnya," ucap Ambar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua SPPG di Kulonprogo masih disuspend. Pemkab mendorong tertib perizinan dan penguatan SOP program MBG.
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Kodim 0706/Temanggung menyalurkan 5.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Temanggung saat debit sumber air mulai menurun.
Indonesia All Stars siap menghadapi Aston Villa di SUGBK pada 1 Agustus 2026. Brandon Scheunemann masuk skuad bersama Ezra Walian, Zé Valente, dan Hokky Caraka.
RUU Perampasan Aset disebut ditolak DPR ramai di media sosial. Pengamat menegaskan pembahasan masih berjalan dan mengingatkan publik agar tidak terjebak hoaks.
Chery Q dijual mulai Rp239,9 juta di GIIAS 2026. Harga promo diperpanjang hingga 9 Agustus dengan pesanan awal melampaui 6.000 unit.