Pemkab Kulonprogo Rotasi Pejabat, Susilaningsih Jadi Direktur RSUD Wates
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Ilustrasi sampah organik - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, KULONPROGO—Aktivitas masyarakat dan kunjungan wisata selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) berdampak pada meningkatnya volume sampah di Kabupaten Kulonprogo yang tercatat naik hingga 10 persen dibandingkan hari normal.
Berdasarkan data terkini, produksi sampah harian yang biasanya berada di angka 33 ton, kini melonjak menjadi 35 hingga 36 ton per hari.
"Lonjakan ini dipicu oleh meningkatnya aktivitas di destinasi wisata serta pusat keramaian," ujar Pelaksana Tugas Kepala DLH Kulonprogo, Duana Heru Supriyanta, saat dikonfirmasi, Selasa (30/12/2025).
DLH mengidentifikasi bahwa Alun-Alun Wates dan sejumlah pasar tradisional menjadi wilayah dengan produksi residu tertinggi. Selain itu, arus wisatawan yang masuk ke wilayah Bumi Binangun selama libur panjang menjadi faktor utama pendongkrak volume limbah.
Duana memprediksi puncak penumpukan sampah akan terjadi pada malam pergantian tahun. "Nataru belum selesai. Nanti yang paling meriah saat malam tahun baru di tempat-tempat umum; pasti ada peningkatan lagi," imbuhnya.
Strategi Penanganan: Maksimalkan TPA Banyuroto dan TPS3R
Meski volume meningkat, DLH Kulonprogo memastikan kondisi kebersihan tetap terkendali. Strategi penanganan dilakukan melalui sistem berjenjang:
- Pemilahan di Bank Sampah & TPS3R: Memisahkan sampah bernilai ekonomi guna mengurangi beban residu.
- Depo Sampah: Menjadi titik kumpul sementara sebelum diangkut armada.
- TPA Banyuroto: Muara akhir bagi sampah residu yang sudah tidak bisa diolah kembali.
Guna mengantisipasi ledakan sampah pada malam tahun baru, sebanyak 107 petugas disiagakan secara penuh. Tim ini bertanggung jawab memastikan sampah di depo segera dieksekusi menuju TPA Banyuroto agar tidak meluber ke ruang publik atau pinggir jalan.
"Petugas tetap kita siagakan terus untuk antisipasi. Semuanya sesuai alur, sehingga Kulonprogo tetap terkondisi bersih," pungkas Duana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.