PSIM Jogja Lepas Rahmatsho Jelang Super League 2026/2027
PSIM Jogja tidak memperpanjang kontrak Rahmatsho Rahmatzoda usai evaluasi skuad untuk menghadapi Super League 2026/2027.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo. ANTARA/Luqman Hakim
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota Jogja memastikan program bedah rumah tetap berlanjut pada 2026 meski tanpa sokongan anggaran APBD maupun APBN. Perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) dilaksanakan melalui skema gotong royong yang melibatkan CSR perusahaan, perangkat daerah, dan partisipasi masyarakat.
Program bedah rumah yang dimulai sejak pertengahan 2025 tersebut tercatat telah merampungkan perbaikan 82 unit rumah hingga akhir tahun lalu. Seluruh capaian itu didukung oleh kontribusi dunia usaha, komunitas, serta solidaritas warga Kota Jogja.
Memasuki awal 2026, dua rumah warga kembali menjadi sasaran program bedah rumah. Rumah tersebut masing-masing milik Elisabeth Oktaviani di wilayah Baciro, Kemantren Gondokusuman, dan Siswo Raharjo Al Tugiman di Prenggan, Kemantren Kotagede.
Kedua rumah menerima bantuan CSR senilai Rp20 juta per unit, dengan dukungan dari Pamella dan Bank Jogja sebagai mitra perusahaan yang terlibat dalam program sosial tersebut.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, menegaskan bahwa program bedah rumah tidak hanya bertujuan memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek kualitas hidup warga yang tinggal di dalamnya.
“Di satu rumah, persoalannya sangat kompleks. Rumahnya bocor, penghuninya memiliki anggota keluarga dengan gangguan kesehatan mental dan penyakit jantung. Jika rumah tidak dibenahi, stresnya bisa berat dan berbahaya,” kata Hasto seusai melaksanakan bedah rumah di Gondokusuman dan Kotagede, Ahad (18/1/2026).
Pada rumah penerima bantuan di wilayah Kotagede, Hasto menyoroti adanya potensi penguatan ekonomi keluarga. Pemilik rumah diketahui memiliki usaha konveksi skala kecil yang dinilai dapat berkembang apabila kondisi hunian menjadi lebih layak.
“Tema bedah rumah memang berbeda-beda. Yang satu fokus pada penyelamatan dan perawatan kehidupan, yang lain pada pembinaan usaha agar bisa berkembang dan membuka lapangan kerja,” katanya.
Hasto juga mengapresiasi peran dunia usaha serta semangat gotong royong masyarakat yang membuat program ini tetap berjalan tanpa ketergantungan pada anggaran pemerintah. Menurutnya, keberhasilan membedah 82 rumah sepanjang 2025 mencerminkan kuatnya solidaritas sosial di Kota Jogja.
“Gotong royong ini tidak pilah-pilih. Tidak harus ada sertifikat rumah, yang penting rumahnya jelas tidak layak huni dan penghuninya membutuhkan. Inilah kekuatan kita,” ucapnya.
Sementara itu, pemilik rumah di Baciro, Elisabeth Oktaviani, mengaku bersyukur rumahnya terpilih sebagai penerima program bedah rumah. Bantuan yang diterima akan difokuskan untuk memperbaiki atap rumah yang selama ini bocor di banyak bagian.
“Pernah diperbaiki, tapi masih bocor karena kondisinya sudah parah, jadi memang harus diperbaiki seluruhnya,” tuturnya.
Elisabeth juga mengungkapkan kondisi keluarganya yang serba terbatas. Anak pertamanya dalam kondisi sehat, tetapi penghasilannya belum cukup untuk membantu biaya perbaikan rumah. Anak keduanya mengalami gangguan mental sehingga membutuhkan pendampingan penuh, sementara anak ketiganya memiliki kelainan jantung yang membatasi aktivitas kerja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja tidak memperpanjang kontrak Rahmatsho Rahmatzoda usai evaluasi skuad untuk menghadapi Super League 2026/2027.
Kemenkes mengingatkan bahaya adiksi digital bagi kesehatan jiwa remaja dan mengajak keluarga membatasi penggunaan gawai.
Kemendikdasmen mengalokasikan Rp90 triliun memperbaiki 71.000 sekolah dan memperkuat pembatasan gawai untuk melindungi anak.
Bulog telah menyerap 3,5 juta ton setara beras hingga 24 Juli 2026 atau 87 persen dari target nasional 4 juta ton.
Pembangunan Kampus II UIN Sunan Kalijaga di Bantul dimulai dengan pengerasan tanah dan pembangunan akses jalan berkonsep forest campus.
Ye dipastikan menggelar konser di Stadion Utama GBK Jakarta pada 24 Oktober 2026. Tiket mulai dijual 29 Juli 2026.