Hujan Diprediksi Mundur ke Desember, Pertanian Sleman Diminta Waspada
Kemarau di Sleman diprediksi lebih panjang hingga Desember. DP3 meminta petani mengatur pola tanam dan mengantisipasi keterbatasan air.
Jemaah calon haji sebelum diberangkatkan/Dokumen
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak 1.428 calon jamaah haji asal Kabupaten Sleman tahun 2026 mengikuti kegiatan ta’aruf yang digelar di Masjid Agung dr. Wahidin Sudirohusodo, Minggu (25/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian awal pembekalan untuk memperkuat kebersamaan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Ta’aruf tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sleman Harda Kiswaya yang menekankan pentingnya membangun silaturahmi antarsesama jamaah sejak dini. Menurutnya, keakraban yang terjalin akan membantu jamaah saling mendukung selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
“Dengan rasa kebersamaan akan tercipta rasa saling menghormati dan saling membantu satu sama lain sehingga, jamaah calon haji nantinya dapat menjalankan ibadah haji dengan khusyuk dan dapat menjadi haji yang mabrur,” kata Harda dalam keterangan tertulis.
Selain menumbuhkan kebersamaan, Harda juga mengingatkan seluruh calon jamaah agar mengikuti setiap tahapan manasik haji dengan sungguh-sungguh. Ia meminta jamaah mematuhi arahan para pembimbing serta mulai menjaga kondisi fisik sejak sekarang hingga waktu keberangkatan.
Persiapan yang matang, menurutnya, menjadi kunci agar pelaksanaan ibadah dapat berjalan lancar, mengingat haji membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan spiritual yang kuat.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Sleman, Wiyato Widodo, menjelaskan bahwa kegiatan ta’aruf ini juga diisi dengan sosialisasi menyeluruh terkait tahapan pelaksanaan ibadah haji, termasuk teknis perjalanan dan aturan selama di Tanah Suci.
Ia menambahkan, calon jamaah haji Sleman juga mendapatkan penjelasan mengenai perubahan embarkasi haji. Pada tahun ini, embarkasi keberangkatan jamaah berlokasi di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Perubahan embarkasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan efisiensi perjalanan jamaah, sekaligus menjadi bagian dari upaya peningkatan layanan haji bagi masyarakat Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau di Sleman diprediksi lebih panjang hingga Desember. DP3 meminta petani mengatur pola tanam dan mengantisipasi keterbatasan air.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.
Cek Kesehatan Gratis atau CKG telah menjangkau 99,1 juta jiwa pada 2026 dan ditargetkan mencapai 130 juta jiwa.
Buruh masih mengawal 10 isu dalam RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, mulai dari upah, PHK, outsourcing hingga JKP.