Dinkes Sleman Kekurangan ASN, Siapkan Rekrutmen 179 Formasi
Dinkes Sleman mencatat kecukupan ASN baru 61,8%. Pemkab menyiapkan rekrutmen 92 pegawai BLUD dan mengusulkan 87 formasi CPNS.
Ibadah haji oleh jemaah haji - Foto ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Keberangkatan jemaah haji asal Sleman pada 2026 dipastikan belum terdampak situasi geopolitik di Timur Tengah dan tetap berjalan sesuai rencana.
Kepastian ini disampaikan oleh Kementerian Agama Kabupaten Sleman yang menyebut seluruh langkah mitigasi telah dilakukan oleh pemerintah pusat.
Kepala Seksi Pelayanan dan Fasilitasi Pengembangan Ekosistem Ekonomi Kankemenag Sleman, Minanur Rahman, mengatakan hingga saat ini tidak ada kendala berarti dalam persiapan keberangkatan.
“Belum ada kendala dan semoga tidak ada, karena sudah dimitigasi dari tim Kemenag pusat. Namun, kami masih menunggu perkembangan eskalasi situasi di Timur Tengah,” kata Rahman, Minggu (29/3/2026).
Terkait kemungkinan perubahan jika konflik meningkat, pihak daerah menegaskan akan mengikuti arahan pemerintah pusat.
“Keputusan menunggu pusat, kami tidak berani berspekulasi,” tegas Rahman.
Jumlah Jemaah dan Jadwal Keberangkatan
Sebanyak 1.650 jemaah haji asal Sleman siap diberangkatkan dalam lima kelompok terbang (kloter).
Empat kloter di antaranya diisi penuh oleh jemaah Sleman, sementara satu kloter lainnya merupakan gabungan dengan daerah lain di DIY dan Jawa Tengah.
Keberangkatan menuju Bandara Yogyakarta International Airport dijadwalkan mulai 22 April 2026 tanpa perubahan.
Kesiapan Jemaah Sudah Rampung
Seluruh tahapan persiapan jemaah telah diselesaikan, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga pengurusan visa keberangkatan.
“Semua sudah siap, dari cek kesehatan sampai visa untuk keberangkatan,” ujar Rahman.
Dengan kondisi tersebut, jemaah kini tinggal menunggu jadwal keberangkatan sambil tetap memantau perkembangan situasi global.
Kepastian ini menjadi kabar positif bagi calon jemaah, mengingat pelaksanaan ibadah haji tetap berjalan normal meski dinamika global masih berlangsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Sleman mencatat kecukupan ASN baru 61,8%. Pemkab menyiapkan rekrutmen 92 pegawai BLUD dan mengusulkan 87 formasi CPNS.
Venezuela mengonfirmasi tiga kematian akibat hantavirus di Anzoategui. Pemerintah menyatakan belum ada bukti penularan virus antarmanusia.
Cek jadwal Angkutan KSPN Jogja Rabu 22 Juli 2026 menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini. Tarif mulai Rp12.000 dari Malioboro.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 22 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Kepala BGN Nanik S. Deyang mengundurkan diri untuk menjalani pengobatan jantung di luar negeri. Presiden disebut menyetujui dan memintanya tetap mengawasi BGN.
Bakom menegaskan tata letak Sidang Kabinet Paripurna dirancang untuk memudahkan arahan Presiden Prabowo, bukan terkait kedudukan Wapres Gibran.