BPJS Ketenagakerjaan Lindungi 195.000 Pekerja di Sleman
Sebanyak 195.000 pekerja di Sleman terlindungi BPJS Ketenagakerjaan hingga Juni 2026. Pemkab masih mengejar tambahan 14.000 peserta.
Bus Trans Jogja saat melintasi depan Pasar Bantul./ Harian Jogja - Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Perhubungan (Dishub) DIY resmi memperluas jangkauan layanan Trans Jogja dengan memperpanjang rute Trayek 13 hingga kawasan Godean, Kabupaten Sleman. Langkah strategis ini akan memulai masa uji coba operasional pada Jumat (1/5/2026) besok hingga 31 Juli 2026 mendatang.
Pemerintah daerah menaruh harapan besar bahwa kehadiran transportasi publik ini mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di wilayah Sleman bagian barat tersebut. Terlebih, perpanjangan rute ini diarahkan untuk menjangkau titik-titik vital, termasuk akses menuju Pasar Induk Godean.
Kepala Dishub DIY, Chrestina Erni Widyastuti, menjelaskan bahwa konektivitas yang lebih baik akan mempermudah mobilitas warga serta memperlancar arus distribusi barang di pusat perdagangan Godean. Kebijakan ini diambil seusai adanya survei lapangan yang menunjukkan tingginya potensi permintaan penumpang di jalur tersebut.
“Perpanjangan trayek ini diharapkan meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi lokal,” ungkap Chrestina dalam keterangan tertulis, Kamis (30/4/2026).
Evaluasi Tiga Bulan dan Tarif Tetap
Operasional selama masa uji coba ini dipercayakan kepada PT Anindya Mitra Internasional (AMI). Berikut adalah beberapa poin teknis pengerjaan uji coba:
Armada: Mengoperasikan empat unit armada tanpa adanya penambahan unit baru.
Tarif: Tidak ada perubahan harga tiket bagi penumpang.
Mekanisme: Operator wajib melaporkan evaluasi berkala terkait tingkat keterisian (load factor), ketepatan waktu, dan respons masyarakat.
Hasil evaluasi selama tiga bulan ke depan akan menjadi pijakan utama bagi Pemda DIY untuk menentukan apakah rute Godean layak ditetapkan secara permanen atau memerlukan penyesuaian lebih lanjut.
Kolaborasi Optimalisasi Pasar Godean
Senada dengan Dishub DIY, Kepala Dishub Sleman, Heri Kuntadi, menyebutkan bahwa perluasan layanan ini merupakan hasil kolaborasi lintas instansi, termasuk dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman. Fokus utama rute ini adalah mendukung denyut nadi Pasar Godean dan sektor pendidikan di sekitarnya.
“Perpanjangan ini dilakukan memang dalam rangka optimalisasi aktivitas ekonomi Pasar Godean dan sekitarnya. Kami memproyeksikan ada dampak positif terhadap aktivitas ekonomi dan pendidikan,” jelas Heri.
Guna mendukung kelancaran operasional, Heri menekankan pentingnya pembangunan fasilitas penopang seperti halte dan pemasangan rambu-rambu lalu lintas di sepanjang jalur baru. Kehadiran Trans Jogja di koridor Godean diharapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat pada kendaraan pribadi serta mewujudkan sistem transportasi yang terintegrasi di seluruh wilayah DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 195.000 pekerja di Sleman terlindungi BPJS Ketenagakerjaan hingga Juni 2026. Pemkab masih mengejar tambahan 14.000 peserta.
Dugaan jual beli seragam di SMPN 1 Jetis di Bantul diadukan ke ORI DIY. Dikpora Bantul menyebut sekolah tidak terlibat dalam pengadaan seragam.
Kabinet Merah Putih memaparkan 12 capaian strategis hingga Juli 2026, mulai dari ketahanan pangan, energi, BUMN, hingga pasar karbon.
KPK mengangkut dua mobil sitaan dari Pendopo Bupati Lombok Barat dalam penyidikan kasus dugaan korupsi dan suap proyek senilai Rp12,4 miliar.
PSIM Jogja merekrut Adrian Dalmau, eks pemain akademi Real Madrid yang diproyeksikan mempertajam lini depan pada musim 2026/2027.
Sekolah Rakyat Kulonprogo mulai beroperasi pada 31 Juli 2026 meski pembangunan fisik belum sepenuhnya rampung.