Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Perairan Tanjung Kesirat Gunungkidul
Jasad pria ditemukan mengambang di perairan Tanjung Kesirat, kawasan Pelabuhan Gesing, Gunungkidul. Korban teridentifikasi sebagai warga Mojokerto.
Dua alat berat diterjunkan dalam proses perbaikan Jalan Imogiri-Mangunan, tepatnya di Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Senin (26/6/2018)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL -- Proyek pelebaran jalan Imogiri-Mangunan kembali dikerjakan setelah dihentikan sementara untuk menyambut libur Lebaran. Ditargetkan pembangunan jalan sepanjang tiga kilometer ini selesai pada Agustus mendatang.
Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY, Bambang Sugaib mengatakan selama libur Lebaran, proyek pelebaran jalur Mangunan sempat dihentikan sementara waktu. Penghentian dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama libur. Namun setelah masa libur berakhir pengerjaan kembali diteruskan. “Sudah dimulai dan diharapkan selesai tepat waktu,” katanya saat dihubungi wartawan, Senin (25/6/2018).
Bambang menjelaskan jalur Imogiri-Mangunan akan diperbaiki sepanjang tujuh kilometer, dengan alokasi anggaran sebanyak Rp38 miliar. Namun, upaya perbaikan tidak bisa dilaksanakan sekaligus karena keterbatasan anggaran yang dimiliki.
Untuk tahun ini, kata dia, perbaikan yang dilakukan sepanjang tiga kilometer dengan anggaran sebesar Rp14,5 miliar. Ditargetkan program tersebut selesai pada Agustus mendatang.
“Sekarang masih dalam tahap pengerjaan dan kami akan terus mengawasi agar pengerjaan dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan kontrak yang telah ditandatangani,” ucapnya.
Pengelola objek wisata Lintas Sewu, Purwo Harsono mengaku senang dengan program pelebaran jalur Mangunan-Imogiri. Ia tidak menampik, selama pengerjaan laju kendaraan sedikit terganggu akibat proyek perbaikan. Namun demikian, hal tersebut hanya sementara. “Sekarang sudah dimulai lagi setelah sempat berhenti hampir dua pekan,” katanya.
Menurut dia, meski pengerjaan belum sepenuhnya selesai, tetapi pelebaran jalan sudah menunjukkan dampak positif. Pada saat libur Lebaran lalu, kondisi arus lalu lintas lebih lancar sehingga tidak ada penumpukan kendaraan.
“Memang sempat ada kepadatan, tetapi setelah sepuluh menit kembali normal. Kondisi ini jauh berbeda dengan libur Lebaran di tahun lalu karena kemacetan lebih lama terjadi,” ujar Ipung, sapaan akrabnya.
Dia menambahkan perbaikan jalan yang dilakukan oleh Pemerintah DIY akan memberikan dampak positif terhadap pengembangan destinasi wisata di wilayah Dlingo dan sekitarnya. “Untuk saat ini masih ada yang rusak jalannya, tetapi pemerintah berkomitmen memperbaikinya. Sebagai bukti tahun ini ada upaya perbaikan yang dilakukan oleh Pemerintah DIY,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jasad pria ditemukan mengambang di perairan Tanjung Kesirat, kawasan Pelabuhan Gesing, Gunungkidul. Korban teridentifikasi sebagai warga Mojokerto.
Listyo Sigit resmi jadi KSP. Ia siap mengambil keputusan dalam situasi sulit hingga memanggil menteri untuk mempercepat program Presiden Prabowo.
Reviu RTRW Gunungkidul ditargetkan menjadi perda sebelum 7 Oktober 2026. Regulasi baru diharapkan mendorong pemerataan pembangunan.
OJK mencatat Rp811,1 miliar dana korban scam berhasil diblokir. Sebanyak Rp207,16 miliar telah dikembalikan kepada korban.
Pembangunan gedung baru DPRD DIY di Jalan Kenari, Jogja, mencapai 91,407 persen dan ditargetkan rampung 6 Desember 2026.
Presiden Prabowo berkomitmen membangun ekosistem sepak bola hingga daerah dan menggandeng klub profesional bersama FIFA.