Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Petugas Dishub saat menyidak parkir liar di kawasan sekitar Jl. Sriwendani, Jogja./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Menanggapi wacana kenaikan tarif parkir yang kini tengah dalam tahap pembahasan raperda oleh DPRD dan Pemkab Gunungkidul mengundang komentar sejumlah masyarakat.
Salah satunya diungkapkan Seto Wibawa, 26. Warga Bantul yang tengah bekerja di Gunungkidul tersebut mengaku tidak keberatan jika tarif parkir naik. Namun, dengan catatan perlu adanya karcis dan jaminan keamanan kendaraan. "Intinya sih setuju-setuju saja, tapi ya harus ada tanggungjawabnya, jangan lepas tangan kalau ada barang yang hilang atau motor yang tahu-tahu rusak," ucapnya kepada Harianjogja.com, Jumat (21/9/2018).
Meski bukan warga asli Gunungkidul, tapi lantaran aktivitasnya di banyak di Bumi Handayani, Seto meminta adanya evaluasi ulang kebijakan kenaikan tarif parkir ini. Jangan sampai kebijakan ini justru memberatkan masyarakat.
Hal senada diungkapkan salah satu pemilik warung makan di Wonosari, Ika. Dia tidak mempersalahkan adanya kenaikan tarif parkir asal para tukang parkir bertanggungjawab. "Tidak masalah sih, selama ya ada tanggungjawabnya biar enggak ada yang dirugikan," ucapnya.
Warung makan milik Ika sendiri buka sejak pagi hingga malam. Pada jam-jam makan di warung tersebut kerap ramai pengunjung. Walhasil demi menunjang keamanan kendaraan milik pembeli, para tukang parkir dipersilahkan mengais rejeki di tempatnya. "Rejeki juga sudah ada yang atur, mau naik atau turun [tarif parkir] kalau mereka [pembeli] sudah senang ke sini ya saya pikir tidak akan mempengaruhi apapun," ucap dia.
Seorang warga Wonosari, Angga, 28, mengatakan kebijakan kenaikan tarif ini perlu ditinjau kembali. Menurutnya perlu ada komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat. "Kalau istilah yang saya pakai sih rembuk kembali dulu saja, jangan sampai lah ini [tarif parkir] justru malah jadi masalah," ucapnya.
Adapun wacana kenaikan tarif parkir di Gunungkidul ini terungkap dalam pembahasan perubahan raperda perparkiran di sidang Paripurna DPRD Gunungkidul pada Kamis kemarin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Pasar motor listrik di Jogja terus tumbuh. Indomobil eMotor menyebut Sleman menjadi pasar terbesar dengan penjualan menjanjikan.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.