DPRD Gunungkidul Siapkan Perda Reklame, Bidik Optimalisasi PAD
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
Logo Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Wakil rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Gunungkidul meminta penggarapan proyek pembangunan jangan mepet akhir tahun karena saat ini, masih banyak pengerjaan yang penyelesaiannya mendekati akhir 2018.
Anggota Komisi C DPRD Gunungkidul Ery Agustin Sudiyati menyoroti perencanaan pembangunan yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Perlu ada perencanaan yang lebih baik sehingga penggarapan proyek tidak harus di akhir tahun.
“Hal semacam itu perlu jadi catatan penting agar perencanaan dan pelaksanaan dipersiapkan dengan baik,” ungkapnya kepada Harianjogja.com, Rabu (7/11/2018).
Jika pengerjaan mendekati akhir tahun anggaran, penggarapan proyek sangat berisiko.
Selain berpotensi terjadi kemoloran, kualitas dari proyek juga tidak akan maksimal, terlebih lagi pada saat masuk musim penghujan akan menjadi kendala tersendiri. Untuk membantu agar pelaksanaan pembangunan sesuai dengan tujuan, anggota Dewan siap memaksimalkan dalam fungsi pengawasan.
Salah satu upaya pengawasan dengan melakukan inspeksi mendadak. “Kalau tidak sesuai akan kami [DPRD] catat dan hasilnya diserahkan ke eksekutif. Harapannya catatan itu bisa ditindaklanjuti sehingga program bisa lebih lancar dan selesai seperti apa yang diharapkan,” ungkap politikus Partai Golkar itu.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan Anton Supriyadi, anggota Komisi C yang lain. Menurut dia, anggota DPRD, khususnya Komisi C, yang membidangi infrastruktur dan pembangunan terus mengawasi. Upaya ini dilakukan guna memastikan program pembangunan yang dilaksanakan berjalan lancar, baik dari sisi pelaksanaan maupun kualitas yang dibangun.
Menurut dia, hingga saat ini sudah mulai ada laporan terkait dengan pembangunan yang belum sesuai harapan. Salah satunya adalah pembangunan Pasar Legundi yang menggunakan dana tugas pembantuan dari Pemerintah Pusat sebesar Rp6 miliar.
“Ya akan kami [DPRD] lihat, jangan sampai pengerjaan molor. Namun yang tak kalah penting pembangunan harus benar-benar sesuai kualitas dan jangan hanya asal jadi,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
Kemendikdasmen membuka Beasiswa BPI GTK 2026 bagi guru, calon guru, dan tenaga kependidikan. Simak syarat, jadwal pendaftaran, komponen bantuan, dan cara mendaf
Persib Bandung dipastikan berada di Pot 4 ACL Two 2026/2027 setelah Gangwon FC dan Adelaide United gagal lolos ke ACL Elite. Maung Bandung kini menunggu drawing
Flashdisk bekas menyimpan jejak digital yang bisa dipulihkan. Pelajari cara format aman di Windows dan Mac, serta kapan harus menghancurkan fisik perangkat sebe
Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jawa Timur mengerahkan tim respons untuk mendukung operasi pemadam
Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Pangan Beras Tahap II pada 17 Agustus 2026. Sebanyak 33,24 juta keluarga akan menerima 30 kg beras untuk alokasi tiga bulan