KASUS PORNOGRAFI: Divonis 10 Bulan Penjara, Ini Respons Pihak Siskaeee
Hakim memvonis terdakwa kasus pornografi siskaeee lebih ringan dari tuntutan jaksa.
Ilustrasi pemerintah desa/JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemberian tunjangan hari raya (THR) kepada pekerja harian lepas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dan para perangkat desa di wilayah Bumi Sembada mulai jadi pembahasan.
Kepala Badan Keuangan dan Aset (BKAD) Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya, mengatakan di lingkungan Pemkab Sleman selama ini memang ada tradisi pemberian THR kepada perangkat desa saat Lebaran.
Sejauh ini, pembayaran THR kepada perangkat desa memang masih ditanggung oleh masing-masing pemdes melalui APBDes. Pasalnya, terhadap perangkat desa, kewenangan Pemkab hanya sebatas sebagai pembina. "Untuk perangkat desa memang sedikit berbeda sebab Pemerintah Kabupaten sifatnya pembina, mereka sudah memiliki APBD masing-masing, tapi nanti kami rapatkan sebaiknya seperti apa," kata Harda, akhir pekan lalu.
Meski begitu, dia mengaku Pemkab kini tengah membahas soal rencana pemberian THR tidak hanya untuk aparatur sipil negara (ASN), namun juga kepada para pekerja harian lepas (THL) dan para perangkat desa. "Untuk PHL baru dirapatkan, tapi mudah-mudahan bisa. Kami berfikir, mereka [PHL dan perangkat desa] harus diberikan apresiasi, tetapi memang harus dicarikan payung hukumnya terlebih dulu," kata Harda.
Sementara itu, para perangkat Desa Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik, Sleman bisa bernafas lega. Jelang Lebaran tahun ini, mereka mendapatkan gelontoran Tunjangan Hari Raya (THR) dari Pemerintah Desa (Pemdes) Sardonoharjo setotal Rp55 juta.
Kepala Desa Sardonoharjo, Harjuno Wiwoho, mengatakan pemberian THR kepada perangkat desa mengacu pada beleid Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman. Berdasarkan beleid itu, kata dia, sumber dana yang dipakai untuk pemberian THR kepada perangkat desa berdasarkan anggaran yang ada di Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang berasal dari Pendapatan Asli Desa (PADes).
Tak hanya THR, Pemdes Sardonoharjo, diakui Harjuno juga membagikan parsel Lebaran untuk perangkat desa. Adapun perangkat yang menerima THR dan parsel Lebaran adalah Ketua RT, Ketua RW, rais, dan petugas Linmas. “Total APBDes yang kami anggarkan [untuk pencairan THR] adalah sebesar Rp55 juta,” kata dia kepada Harian Jogja, akhir pekan lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hakim memvonis terdakwa kasus pornografi siskaeee lebih ringan dari tuntutan jaksa.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Pemkab Bantul memantau harga pangan usai rupiah melemah. Sejumlah komoditas lokal masih aman, warga diminta tidak panic buying.