Diproduksi di Jogja, Kaus Jokowi For President Dipesan Ribuan Orang

29 September 2013 08:30 WIB Redaksi Solopos Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Pendukung Joko Widodo (Jokowi) untuk dimajukan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ke gelanggang pemilihan calon presiden, berinisiatif memproduksi dan menjual kaos yang dipasarkan melalui media jejaring sosial.

Kaos itu bertuliskan Jokowi for President dan sudah sekitar 2.000 dipesan orang dari berbagai daerah, kata penggagas produksi kaos tersebut, Azwir Agus, di Jogja, Sabtu (28/9/2013).

Setiap kaos itu dijual Rp65.000 dan pemesan dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih harus membayar ongkos kirim.

Gagasan produksi dan distribusi peraga dukungan tersebut muncul dari kalangan akar rumput Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan lintaspartai untuk Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo agar oleh DPP PDIP ditetapkan sebagai calon presiden pada 2014 dari partai berlogo banteng moncong putih. "Kami juga mempromosikan 'Jokowi for President' dari mulut ke mulut," kata Azwir.

Ia menyatakan bersama kawan-kawannya tidak mengira produk dan pemasaran kaos it mendapat sambutan antusias dari masyarakat di Indonesia.

Ia mengatakan, di Kabupaten Bantul, DIY, juga telah terbentuk relawan Jokowi for President yang diberi nama Relawan Masyarakat Mandiri, beranggotan ribuan warga dari parpol maupun nonparpol.

"Harapan masyarakat agar Jokowi dijadikan capres 2014 dari PDIP sangat besar. Kami berharap ini menjadi masukan bagi PDIP khususnya Ketua Umum PDIP Megawati agar memperhatikan aspirasi masyarakat tingkat bawah," katanya.

Wakil Ketua DPC PDIP Kabupaten Bantul Eko Yulianto mengatakan aspirasi dari masyarakat tingkat bawah merupakan masukan kepada DPC PDIP Bantul untuk disuarakan di tingkat DPD maupun DPP.

"Di kalangan akar rumput, kenyataannya seperti itu. Ada masyarakat yang menginginkan Jokowi sebagai capres, namun juga ada yang masih menginginkan Ibu Megawati tetap menjadi capres," katanya.

Ia mengatakan, terkait dengan dibentuknya Relawan Masyarakat Mandiri yang tujuannya mendukung Jokowi sebagai capres PDIP, mantan Ketua Komisi A DPRD Bantul ini mengatakan menghormati aspirasi masyarakat tersebut dan partai tidak bisa melarangnya.

"Ini sebuah ekpresi demokrasi yang harus dihargai karena murni dari keinginan masyarakat sendiri, tanpa ada dorongan dari partai," katanya.