Ngabean Jadi Lokasi Parkir, Masyarakat Bisa Sediakan Bus Penghubung

05 Februari 2014 15:25 WIB Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Walikota Jogja Haryadi Suyuti mendorong ketersediaan bus feeder (penghubung) yang mengantar wisatawan dari Taman Parkir Portable Ngabean ke Kraton ataupun Malioboro dari masyarakat.

“Pemkot Enggak beli. Harapannya masyarakat bisa mengisi tranportasi yang sifatnya pendek dari Ngabean,” ujar Haryadi, Selasa (4/2/2014).

Masyarakat, lanjut dia, dapat melakukan pengadaan transportasi massal melalui forum atau koperasi. Ia mengaku, masyarakat telah diajaknya bicara mengenai konsepnya itu. “Kebutuhan bus sendiri sudah dihitung, lebih dari 10 bus,” ungkap pria yang menyandang nama baru Kraton KMT Kusumadipuro itu.

Terkait dengan kapasitas Taman Parkir Ngabean, Haryadi tak mengatakan cukup atau tidak memindahkan bus wisata yang biasa parkir di Alun-Alun Utara.

Alasannya, kalau berbicara cukup atau tidak itu berat karena pasti tidak ada cukupnya sementara terbatasnya lahan parkir di perkotaan.

Yang perlu dikedapankan, kata dia, adalah semestinya ketersedian lahan terlebih dahulu. Dengan dibuat parkir portable bertingkat, harapan dia dapat mendukung penataan kawasan perkotaan. Identifikasi lahan lain di luar perkotaan juga penting untuk mengurangi kepadatan kota.

“Ada rencana pemanfataan lahan di sisi barat sebelum Ring Road daerah Jalan Wates. Itu milik Kraton,” ujar dia. Namun, ia tak mengetahui berapa luasannya karena itu menjadi kewenangan Pemerintah Daerah DIY.

Rencana lain untuk memaksimalkan angkutan feeder itu sebelumnya juga diwacanakan dengan melewatkan bus kota di Ngabean.

Kepala Seksi Angkutan Dinas Perhubungan Kota Jogja Agus Sularto menyatakan akan ada delapan jalur yang akan dilewatkan tapi teknisnya masih dibahas oleh Dinas Perhubungan DIY.

Dengan lewatnya bus-bus kota itu praktis dibutuhkan pernataan ulang mengenai desain tempat parkir tersebut.