Cegah Penyakit, Penginapan di Bantul Wajib Kondom

19 Februari 2014 13:49 WIB Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Upaya mencegah tingginya penularan penderita penyakit kelamin menular dan HIV/AIDS di Bantul ditempuh dengan berbagai cara.

Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Bantul menggagas tiap penginapan di kawasan objek wisata Pantai Selatan Bantul wajib menyediakan alat kontrasepsi kondom bagi pasangan tamu yang membutuhkan.

Upaya tersebut telah menjadi kesepakatan bersama antara KPA dan pihak perwakilan pengusaha hotel atau penginapan di kawasan objek wisata pantai dalam pertemuan di rumah makan Parangtritis, Sewon, Bantul, Selasa (18/2/2014).

KPA mewajibkan penyediaan kondom untuk tamu dari pembagian kondom gratis dari pemerintah maupun lembaga swasta.

Aktivis KPA Bantul Endah Wahyu Ratnaningsih mengatakan hasil pertemuan menyepakati hotel atau penginapan di kawasan Pantai Parangkusumo dan Parangtritis wajib menyediakan kondom.

"Penyediaan outlet kondom di hotel merupakan tindak pencegahan karena meningkatnya jumlah kasus HIV baru. Sekali lagi saya tegaskanini langkah pencegahan," ujar Endah di sela-sela pertemuan dengan pengusaha penginapan.

Dia menegaskan, penyediaan kondom bukan merupakan langkah melegalkan tempat-tempat prostitusi atau seks bebas di Bantul. Penyediaan kondom langkah paling strategis ditempuh untuk menekan korban baru melalui transmisi seksual.

KPA juga melihat aturan tamu hotel harus pasangan resmi kurang mendapat respons pemilik atau pengusaha hotel serta tidak diikuti kontrol kebijakan yang jelas.
Sebagai tahap awal, telah dibentuk kesepakatan wajib kondom yang diikuti enam pengusaha hotel dan penginapan.

Ke depan, langkah serupa akan dikembangkan ke pengusaha hotel lain di Bantul sejalan program fasilitasi kondom dari pemerintah dan lembaga pendonor.