LONGSOR SLEMAN : Satu Bulan Longsor, Jembatan Margoyoso Belum Juga Diperbaiki

Sebuah pikap bermuatan kayu melintas di jembatan Dusun Margoyoso, Desa Sendangmulyo, Kecamatan Minggir, yang longsor sejak pertengahan April lalu, Rabu (13/5/2015). (JIBI/Harian Jogja - Bernadheta Dian Saraswati)
14 Mei 2015 19:20 WIB Bernadheta Dian Saraswati Sleman Share :

Longsor Sleman di Dusun Margoyoso terjadi sebulan lalu, tetapi hingga saat ini belum juga diperbaiki.

Harianjogja.com, SLEMAN-Jembatan di Dusun Margoyoso, Desa Sendangmulyo, Kecamatan Minggir sudah hampir sebulan longsor. Namun hingga saat ini belum ada perbaikan. Akibatnya, lalu lintas di jembatan penghubung Godean-Kulonprogo itu pun terganggu.

Camat Minggir, Arif Marwoto mengatakan jembatan longsor sejak pertengahan April. Hal itu disebabkan hujan deras yang mengguyur wilayah itu. Intensitas serta curah hujan yang tinggi mengakibatkan sayap jembatan pun ambrol. Tepi bagian selatan jembatan berikut juga dengan aspal, turut terperosok masuk ke dasar sungai.

Akibatnya, warga hanya membuka setengah badan jembatan agar tidak menimbulkan korban. Warga yang melintas, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, harus bergantian dari dua arah. Lokasi jembatan berada di daerah turunan sehingga membuat pengendara harus mengurangi kecepatan sejak berada di tanjakan.

"Kami sudah menyampaikan baik secara lisan maupun tersurat tapi belum mendapatkan kepastian kerusakan akan ditangani,” kata Arif, Rabu (13/5/2015).

Sebelum sayap selatan jembatan Margoyoso itu ambrol, sayap utara lebih dulu ambrol namun telah diperbaiki. Tak berselang lama dari perbaikan itu, sayap selatan ikut ambrol karena hujan deras di kawasan itu.

Arif was-was jika suatu saat kerusakan jembatan itu memakan korban. Pasalnya, lokasi jembatan yang berada di dasar turunan jalan dan menikung, dimungkinkan pengendara tidak mengontrol kecepatannya. Ditambah dengan penerangan yang minim saat malam hari, pengendara dihimbau untuk berhati-hati.