PENCURIAN SLEMAN : Pencuri Tertangkap setelah Rekaman CCTV Diunggah di Youtube

ilustrasi mencuri. (Hengky Irawan/JIBI - Harian Jogja)
04 Februari 2016 17:54 WIB Sunartono Sleman Share :

Pencurian Sleman terungkap setelah rekaman video diunggah di youtube

Harianjogja.com, BANTUL - Petugas Polsek Ngaglik menangkap seorang wanita bernama War Srirejeki, 42, di rumahnya Dusun Tegalkopen, Wonocatur, Banguntapan, Bantul, Rabu (3/2/2016).

Sri Rejeki ditangkap setelah melakukan aksi pencurian di sebuah rumah Jalan Palagan Km. 6,5 Dusun Jongke, Sariharjo, Ngaglik, Sleman. Tindakan yang terekam kamera CCTV itu videonya diunggah oleh korban Dwi Saputro ke sejumlah media sosial seperti youtube.

Dalam rekaman CCTV itu, tersangka Sri Rejeki datang menggunakan pakaian seperti layaknya tamu, mengenakan kerudung, baju lengan panjang dan celana biasa dengan membawa dua tas. Sebelum masuk ia menoleh ke kiri dan ke kanan lebih dahulu dengan menekan pintu rumah korban yang kebetulan tidak terkunci.

Setelah berhasil masuk, tersangka mengintip dua kamar sebanyak 13 kali yang berdekatan dengan ruang tamu. Sempat keluar ke teras sebanyak tiga kali sampai akhirnya di menit ke enam, tersangka mengambil tas berisi kamera senilai Rp50 juta.

Kapolsek Ngaglik Kompol Riyanto menjelaskan, pihaknya menyelidiki kasus itu dengan memeriksa rekaman CCTV dengan durasi sekitar enam menit 53 detik saat tersangka melakukan aksinya.

Setelah bisa melihat wajah tersangka, petugas lalu mencocokkan dengan database kasus kriminal selama beberapa tahun terakhir. Rupanya tersangka Sri Rejeki pernah tersandung kasus serupa di tahun 2009.

"Lalu kita berupaya mencari pelaku dan ketemu di rumahnya. Dari petunjuk CCTV tersebut," ungkap Kapolsek, Kamis (4/2/2016).

Panit Reskrim Polsek Ngaglik Ipda Irvan Andi menambahkan, pihaknya menggeledah rumah tersangka di Tegalkopen, Wonocatur, Banguntapan dengan berbakal barang bukti lain. Hasilnya tas berisi dua kamera Canon 70D serta Canon 6D dan dua lensa milik korban ditemukan di dalam rumah tersangka.

"Dia belum sempat menjual, kamera kita temukan berikut tasnya di dalam rumah [tersangka]. Malam itu jaga kami bawa tersangka ke Mako [Polsek Ngaglik]," ujarnya.