KISAH TRAGIS : Menenggak Obat Dengan Sprite, Sumarno Tewas

Ilustrasi keracunan (JIBI - Dok)
10 Februari 2016 06:55 WIB Uli Febriarni Gunungkidul Share :

Kisah tragis terjadi di Selang, Gunungkidul.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Sumarno, warga Dusun Selang III, Desa Selang, Kecamatan Wonosari ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di kamar tidurnya, pada Senin (8/1/2016) malam. Setelah diduga kuat menenggak obat dengan minuman berkarbonasi, dengan merk sprite.

Kanit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SKT) I Polres Gunungkidul Inspektur Dua Amrun Faid, pada Selasa (9/2/2016) mengatakan tewasnya Sumarno ini pertama kali diketahui anaknya Irul, yang tidak sengaja masuk kamar korban Senin sore. Anak korban kaget melihat ayahnya sudah dalam kondisi tidak bernyawa, dengan hanya mengenakan celana pendek tanpa pakaian, di dekatnya juga terlihat sebotol minuman bermerk sprite.

Ipda Amrun Faid menambahkan, korban yang berusia 48 tahun itu diketahui memiliki riyawat penyakit paru-paru dan TBC. Dan masih mengonsumsi obat-obat tersebut. Saat diidentifikasi, tidak ditemukan ada tanda penganiayan di tubuh korban. Namun pihak kepolisian belum bisa memastikan kandungan obat yang diminum oleh korban yang kemudian bereaksi dengan minuman berkarbonasi, sehingga mengakibatkan kematian korban.

"Keluarga korban tidak mengizinkan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, keluarga sudah menerima dan pasrah dengan kematian korban," ujarnya.

Salah satu dokter Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Nuri Cahyawati menyebut, seseorang tidak diperkenankan untuk langsung mengonsumsi minuman berkarbonasi ketika sedang minum obat-obatan. Karena akan memunculkan reaksi antara soda dengan obat, yang menimbulkan hal buruk kondisi tubuh.

"Namun kalau sampai ada kematian setelah meminum obat dengan minuman bersoda, memang kasuistis masih harus diteliti kandungan obatnya, sehingga reaksinya begitu kuat dan berakibat fatal," terangnya.