IMLEK 2016 : Penerimaan Retribusi Wisata Kulonprogo Hanya Rp40 juta, Kok?

-Para pengunjung menikmati wisata alam Grojogan Sewu di Dusun Beteng, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kulonprogo. (Rima Sekarani I.N/JIBI - Harian Jogja)
10 Februari 2016 22:20 WIB Rima Sekarani Kulonprogo Share :

Imlek 2016 belum memberikan dampak besar bagi wisata lokal

Harianjogja.com, KULONPROGO-Penerimaan retribusi tempat rekreasi dan olahraga selama tiga hari pada libur perayaan Imlek kemarin tercatat mencapai sekitar Rp40 juta. Angka tersebut hanya meningkat sebanyak 30 persen dibandingkan rata-rata pendapatan setiap akhir pekan pada umumnya.

Hal itu diungkapkan Bendahara Penerimaan Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kulonprogo, Ruri Atmini Retno, Rabu (10/2/2016).

“Akhir pekan itu biasanya sekitar Rp30 juta. Kemarin kira-kira Rp40 juta dengan jumlah pengunjung sebanyak 9.242 orang,” kata Ruri.

Ruri mengungkapkan, kontribusi obyek wisata Pantai Glagah masih paling tinggi, yaitu sebesar Rp25 juta. Jumlah pengunjung yang datang sejak Sabtu (6/2/2016) hingga Senin (8/2/2016) lalu setidaknya mencapai 6.000 orang.

Besar penerimaan retribusi saat long weekend yang dikumpulkan Disparpora Kulonprogo biasanya mampu menyentuh angka Rp50 juta hingga Rp60 juta. Menurut Ruri, pendapatan pada libur perayaan Imlek kemarin cenderung lebih rendah karena kondisi cuaca buruk.

“Kalau hujan itu jelas berpengaruh karena wisata Kulonprogo kebanyakan outdoor,” ujar Ruri.