ANGIN KENCANG JOGJA : Awas, Pohon Rawan Tumbang Ada di Daerah Ini

pohon tumbang
17 Februari 2016 06:55 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Angin kencang Jogja perlu diwaspadai.

Harianjogja.com, JOGJA-Masyarakat diminta waspada saat melintas atau berteduh dibawah pohon yang besar dan rindang. Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Jogja mencatat ada puluhan pohon yang rawan tumbang di beberapa ruas jalan protokol.

Kepala BLH Kota Jogja, Suyana mengatakan sebanyak 70 pohon yang teridentifikasi rawan tumbang,

“Sebagian sudah kita lakukan pemangkasan, saat ini juga masih proses pemangkasan,” kata dia melalui sambungan telepon, Selasa (16/2/2016).

Pohon-pohon yang rawan tumbang jika terkena angin kencang itu terdapat di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Kusumanegara, Kotabaru, dan di jalan sekitar Stadion Mandala Krida. Menurut Suyana, pohon yang rawan tumbang itu usianya sudah tua sehingga perlu dipangkas. Namun demikian, pemangkasan yang dilakukan BLH tidak sampai habis, karena fungsi pohon juga untuk menjaga kesegaran udara.

Selain pohon milik pemerintah, Suyana juga mengidentifikasi masih banyak pohon besar milik pribadi masyarakat yang juga rawan tumbang. Pihaknya mengimbau agar dipangkas. Petugas BLH siap membantu memangkas pohon jika masyarakat memintanya.

Pada 3 Februari lalu, pohon beringin di Alun-alun Utara atau tepatnya di pojok Pagelaran Kraton tumbang setelah tertimpa angin. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian sekitar pukul 12.30 Wib tersebut. Namun pohon tumbang tersebut sempat menghalangi jalan sebelum dievakuasi petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan warga sekitar.

Koordinator Stasiun Klimatologi BMKG DIY,  Joko Budiono mengatakan saat ini hingga Maret mendatang hujan masih akan terjadi. Terpaan angin dari barat juga cukup kuat mencapai 20-25 knot saat hujan. Namun pada siang hari, jika tidak hujan kecepatan angin berkisar pada 7-12 knot.

“Karena kalau hujan ada awan colominus columbus sehingga kecepatan angin meningkat,” katanya.

Joko memprediksi, sesuai analisa cuaca, intensitas cuaca pada akhir Maret mulai berkurang. Meskipun turun hujan, namun tidak deras. Namun demikian, ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dengan menjauhi pohon-pohon yang rawan tumbang.