Nelayan Gunungkidul Dilatih Sertifikasi SKN, Keselamatan Jadi Fokus Utama
Nelayan Gunungkidul mendapat pelatihan SKN, pembekalan BPJS Ketenagakerjaan, serta pemberdayaan ekonomi bagi istri nelayan.
Ilustrasi angin kencang (JIBI/Solopos/Dok.)
Angin kencang mengakibatkan sejumlah rumah dan infrastruktur rusak.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Sejumlah rumah dan infrastruktur di Desa Tancep, Kecamatan Ngawen rusak diterjang puting beliung pada Rabu (17/2/2016) sore. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta.
Kepala Desa Tancep Sugiyarto menjelaskan, puluhan rumah yang rusak hanya terjadi di Desa Tancep. Sedang wilayah lainnya yang berdampingan lolos dari amukan angin kencang tersebut. Selain merusak rumah, lisus juga merobohkan ratusan pohon yang ada di Tancep.
“Kami saat ini masih kerja bakti untuk membersihkan ranting-ranting pohon yang ambruk. Jeni pohon yang roboh meliputi mahoni, jati, munggur hingga randu,” urainya, Kamis (18/2/2016)
Sugiyarto menambahkan, akibat embusan angin itu, aliran listrik di empat dusun sempat mati karena kabel di instalasi milik PLN putus akibat tertimpa pohon.
“Sudah diperbaiki dan listrik sudah hidup lagi,” ujarnya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Budhi Harjo mengaku sudah mendapatkan kabar mengenai amukan angin kencang di wilayah Desa Tancep. Pasca-kejadian, puluhan petugas langsung diterjunkan untuk melakukan pendataan yang meliputi jumlah kerusakan hingga kerugian materi yang diderita akibat musibah itu.
“Kemarin [Rabu, 17/2/2016] pendataan dilakukan hingga pukul 22.00 WIB,” kata Budhi.
Dia menjelaskan, diperkirakan kerugian akibat amukan puting beliung ditaksir mencapai Rp30 juta. Untuk meringankan beban korban, petugas juga telah memberikan bantuan logistik serta memberikan bantuan tenaga untuk proses perbaikan dan membersihkan rating-rating pohon yang tumbang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nelayan Gunungkidul mendapat pelatihan SKN, pembekalan BPJS Ketenagakerjaan, serta pemberdayaan ekonomi bagi istri nelayan.
Pabrik es KNMP Poncosari Bantul belum optimal karena harga jual dan persaingan es balok, ditambah minimnya hasil tangkapan nelayan.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut baru 25 persen sekolah mengajarkan coding dan AI, mulai kelas 5 SD hingga SLTA.
Sofyan/Akbar meraih perak voli pantai Asian Games 2026. Indonesia kini mengoleksi 5 emas, 10 perak, 23 perunggu.
Lady Gaga meminta maaf kepada Golloria atas kontroversi bronzer Haus Labs. Sun Dipped Bronzing Veil kini akan hadir dengan 11 shade.
Gaji PPPK daerah mulai ditanggung pemerintah pusat pada 2027. DPRD Bantul menyiapkan penyesuaian APBD dan efisiensi belanja.