LALU LINTAS JOGJA : Jalanan Semrawut, Warga Dukung Jalur Satu Arah

Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul mempersiapkan beberapa rambu portable, Kamis (9/7/2015). (JIBI/Harian Jogja - Arief Junianto)
26 Februari 2016 06:55 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Lalu lintas Jogja untuk jalur searah ditambah.

Harianjogja.com, JOGJA- Ruas jalur searah di Jogja bertambah. Jalan Praworotaman I, Mergangsan dan Jalan Tirtodipuran, Mantrijeron, akan diberlakukan merupakan jalan yang kini disasar. Uji coba searah di kedua ruas jalan tersebut mulai dilakukan per 1 Maret, mendatang.

Kepala Bidang Pengendalian Operasional, Dinas Perhubungan Kota Jogja, Sugeng Sanyoto, Kamis (25/2/2016), mengatakan untuk menunjang rekayasa arus lalu lintas jalan satu arah itu, Dinas Perhubungan juga telah menyiapkan sebanyak 25 rambu-rambu dan 12 spanduk pemberitahuan yang akan dipasang selama tiga bulan, sebelum adanya rambu-rambu permanen.

Sugeng mengaku sebelum pemberlakuan searah, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku usaha di Jalan Prawirotaman dan Jalan Tirtodipuran. Ia mengklaim masyarakat banyak yang mendukung karena setiap harinya kedua ruas jalan tersebut semrawut. Selain itu kedua ruas alan itu juga selama ini menjadi jalur alternatif yang ramai bagi pengendara yang menghindari traffick light di Jalan Prangteritis (Pojok Benteng Wetan) dan traffick light Pelengkung Gading. Dampaknya simpang Jalan Parangteritis menjadi macet.

Sementara itu Jalan Lempuyangan juga mulai diberlakukan searah permanen kearah timur. Jalan tersebut sebelumnya masih uji coba searah sejak libur Natal dan Tahun Baru lalu. Namun saat ini, Dinas Perhubungan sudah memasang rambu larangan melintas dari arah Jalan Sutomo ke Jalan Hayam Wuruk.