HARI BATIK : Model Cantik Peragakan Batik di Sela Lalu Lalang Penumpang Bandara Adisutjipto

Sejumlah model cantik memeragakan pakaian batik di Bandara Adisutjipto Jogja, Minggu (2/10/2016). (Nugroho Nurcahyo/JIBI - Harian Jogja)
02 Oktober 2016 16:56 WIB Kusnul Isti Qomah Sleman Share :

Hari Batik di Jojga dirayakan PT Angkasa Pura I (Persero) dengan menggelar Batik Fashion Show 2016 Adisutjipto International Airport

 

Harianjogja.com, SLEMAN--Bertepatan pada Hari Batik Nasional, PT Angkasa Pura I (Persero) menggelar Batik Fashion Show 2016 Adisutjipto International Airport di Bandara International Adisutjipto, Sleman, Minggu (2/10/2016).

Event yang digelar pertama kali ini untuk melestarikan batik sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi yang telah ditetapkan UNESCO.

General Manager Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto Agus Pandu Purnama mengatakan, fashion show ini digelar untuk mengenalkan batik sebagai corak budaya lokal dan NKRI yang sangat luar biasa.

"Penyelenggaraan di bandara karena kami ingin menyampaikan pesan pada pengguna jasa penerbangan mengenai warisan budaya ini," ujar dia kepada wartawan di Bandara Internasional Adisutjipto, Sleman, Minggu (2/10/2016).

Fashion show ini kali pertama digelar dan akan menjadi event tahunan. Pandu mengungkapkan, kesadaran untuk mengenakan batik sudah tertanam di DIY. Hal itu terlihat dari pengguna jasa penerbangan yang mengenakan batik saat melakukan perjalanan dan datang ke bandara.

Selain itu, PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional Adisutjipto juga menerapkan penggunaan batik setiap Kamis dan Jumat sebagai wujud kecintaan terhadap warisan budaya ini.

"Harapannya, batik tetap menjadi kekayaan yang dirasakan oleh seluruh masyarakat. Batik merupakan kebanggaan bangsa," ujar dia dalam event yang diorganisir oleh Jogja Pro ini.

Fashion show tersebut menampilkan 15 outfit dari mitra binaan CSR PT Angkasa Pura I (Persero) yang diperagakan oleh karyawan PT Angkasa Pura I (Persero). Selain itu ada pula 15 outfit karya Dani Wilastri dengan bran Danijab yang diperagakan oleh 14 model dan satu outfit dikenakan oleh pembawa acara.