New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Penganiayaan PRT Bantul diwarnai dengan bujukan damai dari keluarga tersangka
Harianjogja.com, SLEMAN- Sehari selang tersangka penganiayaan balita Adi Cahyono, 35, diamankan petugas Direskrimum Polda DIY, pihak keluarga tersangka melakukan berbagai upaya untuk menghentikan penyidikan kasus salah satunya dengan mengajak pihak korban untuk berdamai dan mencabut laporan penganiayaan.
(Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/11/23/penganiayaan-prt-bantul-minta-cabut-laporan-istri-tersangka-iming-imingi-uang-rp-15juta-771228">PENGANIAYAAN PRT BANTUL : Minta Cabut Laporan, Istri Tersangka Iming-imingi Uang Rp 15juta)
Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polda DIY, Kompol Retnowati menjelaskan istri tersangka berusaha mencari keberadaan Sartini. Namun karena tidak mengetahui keberadaan Sartini ia lalu mendatangi sekolah anak kedua Sartini, DL yang menjadi saksi kunci atas kasus tersebut dengan menjanjikan sejumlah uang jika pihak korban mau mencabut laporan.
Kedatangan istri tersangka membuat DL merasa takut. Kata dia, apalagi posisi DL merupakan salah satu saksi yang pernah menyaksikan perbuatan kejam penganiayaan yang dilakukan oleh tersangka dengan demikian DL harus mendapat perlindungan.
"Kami bawa saksi ke shelter RDU. Bagaimanapun dia sebagai saksi dia harus mendapatkan perlindungan," katanya, Rabu (23/11/2016)
Sejauh ini tim penyidik Polda DIY setidaknya telah memeriksa lima saksi atas kejadian tersebut. Namun untuk saksi dari pihak keluarga tersangka belum ada satupun yang dipanggil.
"Seharusnya hari ini (kemarin) istri tersangka datang, namun karena ada satu hal dia batal hadir. Kemungkinan besok (hari ini) dia kami panggil lagi," ujarnya.
Terkait dengan motif tersangka melakukan penganiayaan, hingga Rabu (23/11/2016) siang pihak kepolisian belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut, sementara ini masih dugaan motif masih mengarah karena tersangka merasa JM, 1,5, anak pembantunya tersebut adalah anak yang menbawa sial sehingga mengakibatkan usahanya bangkrut.
"Belum, masih kami dalami lagi. Sampai saat ini tersangka juga masih bungkam dan belum mengakui bahwa dia telah melakukan penganiayaan," pungkas Retno.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Gianni Infantino meninjau SUGBK bersama Erick Thohir menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia vs Thailand.
Max Verstappen meraih kemenangan perdana F1 2026 di GP Bahrain yang digelar di Sepang, mengungguli Kimi Antonelli dan Lewis Hamilton.
Jadwal SIM Sleman Oktober 2026 mencakup Satpas, MPP, SIM Keliling Malam, dan SIMMADE. Senin 5 Oktober tersedia di MPP Sleman.
Produksi padi RI mencapai 43,89 juta ton GKG hingga Agustus 2026, naik 0,07 persen meski menghadapi ancaman El Nino.
Prabowo memanggil pimpinan Bakom di Hambalang dan meminta komunikasi pemerintah lebih sederhana, terbuka, serta dekat dengan masyarakat.