Advertisement

Mengenal Lebih Dekat Syaiful Manan, GM The Alana yang Jatuh Cinta dengan Dunia Hospitality

Kusnul Isti Qomah
Rabu, 18 Januari 2017 - 18:20 WIB
Nina Atmasari
Mengenal Lebih Dekat Syaiful Manan, GM The Alana yang Jatuh Cinta dengan Dunia Hospitality

Advertisement

General Manager The Alana Hotel and Convention Center Yogyakarta Syaiful Manan jatuh cinta dengan dunia hospitality sejak duduk di bangku sekolah menengah atas

 
Harianjogja.com, JOGJA--Passion membuat seseorang menjalankan pekerjaannya dengan penuh semangat. Seperti General Manager The Alana Hotel and Convention Center Yogyakarta Syaiful Manan yang jatuh cinta dengan dunia hospitality sejak duduk di bangku sekolah menengah atas.

Advertisement

Ia mengatakan, perjalanan kariernya di dunia perhotelan dimulai 30 tahun yang lalu saat masih duduk di kelas dua SMA di Denpasar, Bali. Saat itu akademi pariwisata masih kesulitan mencari mahasiswa karena para orangtua masih tidak ingin anaknya masuk ke perhotelan.

"Mereka [akademi perhotelan] saat itu roadshow untuk mencari mahasiswa termasuk ke sekolah saya. Saat itulah saya langsung tertarik dengan dunia perhotelan," kata dia dalam program talkshow The Captain di Star Jogja FM, Senin (16/1/2017) malam.

Sebelum kuliah di akademi perhotelan, ia sempat mengenyam pendidikan bisnis manajemen di Malang, Jawa Timur selama dua tahun. Namun, karena sudah passionnya di dunia perhotelan, akhirnya orangtuanya mau mengerti dan mau menyekolahkan di akademi pariwisata.

"Setelah masuk semester dua, saya membiayai sendiri kuliah saya sampai selesai. Saya bekerja pertama kali sebagai resepsionis di sebuah hotel bintang tiga," papar dia.

Setelah lulus, ia mencoba peruntungan di sebuah hotel bintang tiga. Kerja kerasnya mengantarkan menjadi staf terbaik. Kiprahnya di dunia perhotelan terus berlanjut sampai sekarang ia menjabat sebagai General Manager The Alana Hotel and Convention Center Yogyakarta

DIY Potensial

Ia melihat bisnis hotel ini terus bertumbuh di DIY karena potensi yang besar. DIY didukung dengan dunia pariwisata yang berkembang sehingga mampu mendatangkan banyak wisatawan.

The Alana Hotel and Convention Center Yogyakarta sendiri menempatkan diri sebagai hotel Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) sehingga tidak menjadi pesaing bagi hotel lain.

"Justru kami memberikan benefit ke hotel lain karena kapasitas kami sampai 3.000 orang dan kamarnya 263, tentu bisa mengisi okupansi hotel lain," tutur dia.

Ia memiliki tujuan yang dicanangkan yakni untuk membuat The Alana Hotel and Convention Center Yogyakarta menjadi tujuan MICE sehingga bisa bersaing kota lain.

DIY ini unik karena memiliki fasilitas MICE yang lengkap dan didukung kemajuan pariwisata. Namun, pembenahan selalu dilakukan dengan belajar dari kota lain sehingga kepuasan para tamu selalu terjamin.

"Dukungan pemerintah sudah bagus. Kami juga ikut mempromosikan Sleman. Kami optimistis semakin maju karena airport baru akan segera dibangun," kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Buku Sejarah Indonesia Versi Baru Segera Bisa Diakses Publik

Buku Sejarah Indonesia Versi Baru Segera Bisa Diakses Publik

News
| Kamis, 02 April 2026, 18:17 WIB

Advertisement

Blunder! Iklan Bus Skotlandia Gunakan Pemandangan China

Blunder! Iklan Bus Skotlandia Gunakan Pemandangan China

Wisata
| Rabu, 01 April 2026, 09:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement