Kantor Imigrasi Jogja Layani Paspor Haji pada Sabtu dan Minggu

Seorang petugas Kantor Imigrasi Kelas 1 Yogyakarta (kiri) membantu calon jemaah haji (kanan) menorehkan sidik jari pada alat scanning, Sabtu (8/4/2017). (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI - Harian Jogja)
10 April 2017 02:19 WIB Bernadheta Dian Saraswati Jogja Share :

Kantor Imigrasi Kelas I Yogyakarta membuka layanan Sabtu-Minggu (8-9/4/2017) untuk melayani penerbitan paspor haji

Harianjogja.com, SLEMAN-Kantor Imigrasi Kelas I Yogyakarta membuka layanan Sabtu-Minggu (8-9/4/2017) untuk melayani penerbitan paspor haji. Jumlah paspor yang diterbitkan sekitar 2.450 dari total 3.132 kuota haji tahun ini.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Yogyakarta Didik Heru mengatakan, dibukanya layanan pada Sabtu dan Minggu kemarin memang tidak seperti biasanya. Biasanya pada hari-hari tersebut, Kantor Imigrasi kelas 1 Yogyakarta tidak beroperasi.

Pembukaan layanan pada hari libur dikarenakan Kantor Imigrasi sudah tidak mampu menampung permintaan penerbitan paspor haji saat hari biasa dikarenakan bercampur dengan layanan umum.

Dalam sehari, Kantor Imigrasi Kelas 1 Yogyakarta melayani 250 orang yang meliputi layanan haji dan umum. Menurut Didik, kedua layanan tersebut harus dibedakan. Ia ingin pelayanan untuk masyarakat jangan sampai menjadi kewalahan.

“Penerbitannya [paspor haji] kami upayakan secepat mungkin selesai karena mereka [calon haji] juga butuh persiapan lainnya. Ini bagian dari tugas pemerintah menyukseskan program nasional untuk haji,” katanya pada Harianjogja.com, Sabtu (8/4/2017) di kantornya.

Dibukanya layanan haji pada Sabtu dan Minggu kemarin juga memberikan kesempatan pada calon haji dari kalangan PNS yang belum bisa memproses paspornya saat hari kerja.

Dengan adanya penambahan booth menjadi lima dari sebelumnya hanya tiga, diharapkan semakin mempercepat proses penerbitan paspor. Setidaknya dalam waktu sehari bisa menyelesaikan minimal 300 paspor.

Selain penambahan booth, kenyamanan pengunjung di dalam ruangan juga dijaga. Perbaikan layanan tersebut menurutnya mampu meningkatkan jumlah pengunjung dari sebelumnya.

Jika pada tahun sebelumnya Kantor Imigrasi Kelas 1 Yogyakarta hanya melayani 100-120 orang, saat ini rata-rata mampu melayani 250 orang per hari. Jumlah peserta juga meningkat seiring meningkatnya jumlah dari luar daerah seperti Purworejo, Magelang, dan Ktalen yang membuat paspor di Jogja.

Kepala Seksi Pendaftaran dan Dokumen Haji Kementerian Agama DIY Rojiki mengatakan, tahun ini pendaftar haji didominasi usia di bawah 75 tahun. “Dari kuota tahun ini sebanyak 3.132 calon haji ditambah 26 tim pemandu, hanya 100 orang yang usianya di atas 75 tahun,” tuturnya.