SBMPTN 2017 : Jumlah Pendaftar Masih Minim, Mungkin Ini Penyebabnya

Suasana ujian tulis Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). (JIBI/Solopos - Dok.)
20 April 2017 12:19 WIB Jogja Share :

SBMPTN 2017 masih sepi peminat

Harianjogja.com, JOGJA - Antusiasme pendaftar belum terlihat dalam proses pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 ini. Padahal proses pendaftaran SBMPTN sudah dibuka sejak 11 April lalu.

Baca Juga : http://www.harianjogja.com/2017/04/19/sbmptn-2017-sementara-pendaftar-terbanyak-soshum-di-upn-saintek-di-ugm-campuran-di-uny-810953">SBMPTN 2017 : Sementara, Pendaftar Terbanyak Soshum di UPN, Saintek di UGM & Campuran di UNY

Data pendaftar di http://m.harianjogja.com/?p=811031">Panitia Lokal (Panlok) 46 Yogyakarta belum menunjukkan hasil yang mengembirakan hingga update terakhir, Selasa (18/4/2017). Kepala Bagian Humas Universitas Gadjah Mada (UGM) Iva Aryani mengungkapkan, pendaftar SBMPTN baru sebanyak 4.161. Dari keseluruhan jumlah pendaftar mayoritas masih memilih bentuk tes manual atau paper based test (PBT).

Kepala Bagian Humas UPN Veteran Yogyakarta Markus Kusnardiyanto mengakui adanya kelesuan dalam pendaftaran SBMPTN sampai sejauh ini. Merkus menduga, belum banyaknya pendaftar SBMPTN kali ini karena calon mahasiswa masih menunggu keluarnya pengumuman dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), akhir April nanti. Sementara pendaftaran SBMPTN juga masih berlangsung hingga 5 Mei mendatang.

"Kalau daftar dua-duanya (SNMPTN dan SBMPTN-red) kan bagi calon mahasiswa mungkin terlalu boros. Jadi mereka mungkin sabar menunggu pengumuman SNMPTN, kalau tidak diterima baru mendaftar SBMPTN," ujar Markus saat ditemui di kantornya, Rabu (19/4/2017)

Apalagi pendaftaran SNMPTN dan SBMPTN juga cukup mahal, yakni Rp200.000. Markus meyakini, setelah pengumuman SNMPTN akan banyak pendaftar yang berasal dari limpahan peserta tidak lolos seleksi sehingga memutuskan mencoba peruntungan lewat jalur SBMPTN.

"Tren-nya biasanya begitu, nanti ketika sudah di masa-masa terakhir jelang penutupan akan banyak peserta yang mendaftar karena SNMPTN sudah ada pengumumannya. Jalur SBMPTN menjadi alternatif untuk masuk PTN, daripada ikut jalur mandiri," tandasnya.

Adapun tes SBMPTN itu sendiri akan berlangsung 16 Mei mendatang. Jadwal tes CBT dan PBT berlangsung bersamaan.

Lebih lanjut Markus menjabarkan, tiga program studi yakni Teknik Perminyakan, Teknik Pertambangan dan Ilmu Komunikasi masih menjadi primadona yang paling banyak diminati pendaftar.

Adapun masing-masing perguruan tinggi memiliki kuota berbeda-beda untuk menerima calon mahasiswa dari jalur SBMPTN. UGM menerima sebanyak 2.657 mahasiswa baru. Disusul kemudian UNY sebanyak 1.862 mahasiswa, UPN menerima 920 mahasiswa. Selanjutnya UIN Suka sebanyak 500 mahasiswa dan ISI Yogyakarta 106 mahasiswa.