Advertisement
Ketersediaan Sarana Telekomunikasi Objek Wisata Harus Diprioritaskan
Advertisement
Sarana komunikasi merupakan pendukung pengembangan wisata
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Gunungkidul Karnila Sari menilai keberadaan sinyal telekomunikasi di destinasi wisata harus masuk skala priorotas. Pasalnya, fasilitas tersebut juga sebagai salah satu pendukung untuk pengembangan wisata yang ada di Bumi Handayani.
Advertisement
“Sinyal handphone sekarang menjadi penting karena sudah menjadi kebutuhan mendasar manusia. Jadi untuk pengembangan yang lebih baik, maka fasilitas itu harus disediakan,” kata Nila, sapaan akrabnya saat dihubungi Harianjogja.com, Kamis (1/2/2018).
Menurut dia, dengan adanya sinyal maka setiap wisatawan akan tetap terghubung dengan dunia luar sehingga tidak merasa berada di tempat yang asing. “Kalau ada sinyal maka pengunjung bisa tetap eksis. Sebagai contoh saat datang ke lokasi wisata, bisa langsung foto dan menggunggahnya ke dunia maya sehingga ikut mempromosikan. Tapi kalau tidak ada, harus menunggu lebih lama untuk bisa diunggah ke media sosial,” ungkapnya.
Selain masalah keberadan sinyal di lokasi wisata, Nila juga menyoroti akses menuju lokasi wisata. Menurut dia, masih banyak jalan yang rusak sehingga mengganggu kenyamanan pengunjung. “Ini harus diperhatikan dan dicarikan solusi. Keberadaan sarana prasarana pendukung yang baik maka akan berdampak terhadap pesatnya perkembangan destinasi wisata yang dimiliki,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement




