Bank BPD DIY Syariah Berkontribusi dalam Jogja Sejahtera di HUT Ke-11

25 Februari 2018 19:20 WIB Kusnul Isti Qomah Jogja Share :

Bank BPD DIY Syariah berusaha mengangkat harkat kehidupan sektor produktif

Harianjogja.com, JOGJA-Bank BPD DIY Syariah terus berkontribusi mengembangkan sektor produktif dengan mentasarrufkan dana dalam program Jogja Sejahtera. Selain itu, pengembangan unit usaha syariah (UUS) Bank BPD DIY Syariah menjadi anak perusahaan Bank BPD DIY terus dilakukan dan ditargetkan tercapai selambat-lambatnya pada tahun 2023.

Direktur Utama PT Bank BPD DIY Bambang Setiawan mengatakan, dalam HUT ke-11 Bank BPD DIY Syariah berusaha mengangkat harkat kehidupan sektor produktif dalam program Jogja Sejahtera. Dalam program tersebut dana yang digulirkan sebesar Rp125 juta untuk pengembangan jaringan usaha ritel mikro untuk meningkatkan skala usaha dan program renovasi tempat usaha.

"Itu merupakan upaya kami mengangkat harkat kehidupan teman-teman yang kurang beruntung, padahal berada di sektor produktif," kata Bambang dalam silaturahmi dan pengajian HUT ke-11 Bank BPD DIY Syariah di Masjid Universitas Ahmad Dahlan, Sabtu (24/2/2018).

Sebelumnya pada 2017 Bank BPD DIY Syariah telah melakukan kerja sama dengan Baznas Yogyakarta dalam program Jogja Sejahtera berbentuk penyaluran zakat program ekonomi produktif untuk penjual angkringan, penjual pulsa, penjual gorengan dengan nilai partisipasi Rp97,5 juta. Penyaluran zakat pada 198 marbot pun juga dilakukan dengan cara pembukaan tabungan yang menghasilkan nilai partisipasi Rp69,3 juta.

Sementara itu, Bank BPD DIY Syariah ditarget menjadi anak perusahaan Bank BPD DIY selambat-lambatnya tahun 2023. Berbagai persiapan pun telah dilakukan termasuk persiapan administrasi, sumber daya manusia dan infrastruktur. "Pada 2018 Bank BPD DIY Syariah akan lebih membuka kesempatan bagi mitra kerja dan investor syariah yang berbasis komunitas Islam untuk menjadi pemegang saham," kata Bambang.

Kinerja Bank BPD DIY Syariah pada 2017 menghasilkan aset sebesar Rp739,8 miliar, penyaluran pembiayaan sebesar Rp484,6 miliar, dana yang dihimpun masyarakat sebesar Rp432,5 miliar dan laba sebelum pajak Rp32,9 miliar. Atas kinerja yang terpantau baik tersebut, Bambang mengatakan, Bank BPD DIY Syariah telah mendapatkan berbagai penghargaan.

Beberapa penghargaan yang didapatkan antara lain The Winner of Indonesia Sharia Finance Award 2017 for Best Performance Sharia Unit Bank dari Majalah Warta Ekonomi, The Best Sharia Business Unit oleh Tempo Media Group, dan penghargaan dari Majalah Infobank dengan predikat Sangat Baik atas kinerja keuangan 2016 sekaligus sebagai peringkat ke 2 UUS beraset dibawah 1 triliun. "Semoga tahun ini bisa tembus di atas Rp1 triliun," kata Bambang.