Para Pemikir Pariwisata Tingkat Dunia Gelar Kongres di UGM

26 Februari 2018 09:55 WIB Kusnul Isti Qomah Sleman Share :

Indonesia dipandang sebagai tempat strategis untuk menyemaikan berbagai gagasan

Harianjogja.com, SLEMAN-Critical Tourism Studies (CTS) asosiasi para pemikir pariwisata dunia yang bermarkas di London menggelar CTS–Asia Pasific (CTS-AP) di University Club UGM, 3-6 Maret 2018.

Dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Minggu (25/2/2018), CTS selalu mengembangkan berbagai kesempatan untuk membangun jaringan kerja sama, pertukaran gagasan, kolaborasi penelitian serta diskusi kritis terkait isu-isu terkini kepariwisataan dan mengkaji berbagai solusi untuk pembangunan kepariwisataan berkelanjutan sebagai salah satu industri terbesar dunia. Mencermati perkembangan kepariwisataan global yang menunjukkan perkembangan amat pesat, kawasan Asia Pasific merupakan kawasan paling cepat dan paling dinamis.

Oleh karenanya CTS memindahkan orientasi dari Eropa ke kawasan Asia Pasifik dengan membentuk Critical Tourism Studies–Asia Pasific (CTS-AP). Indonesia dipandang sebagai tempat strategis untuk menyemaikan berbagai gagasan dari para pemikir pariwisata dunia dan tepat dipilih sebagai pagelaran konferensi internasional CTS-AP. UGM mengambil inisiatif untuk menjadi tuan rumah Konferensi CTS-AP yang pertama di Asia Pasifik.

Upacara Pembukaan Konferensi akan dilaksanakan di Balairung, Gedung Pusat UGM pada hari Sabtu (3/3/2018) pukul 19.00. Kegiatan Konferensi (Grand Plennary dan Parallel sessions) akan berlangsung selama dua hari penuh di UC pada 4-5 Maret 2018. Selanjutnya pada 6 Maret 2018, peserta konferensi akan diajak serta mengikuti wisata Sun Rise tour di Candi Borobudur yang disponsori PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (TWCBPRB).

Delapan pembicara kunci dan 161 pembicara dari 23 negara akan menyampaikan pemikiran dan gagasan terkait isu atau topik strategis mutakhir pembangunan kepariwisataan yang mencakup 24 topik bahasan.