Advertisement
Para Pemikir Pariwisata Tingkat Dunia Gelar Kongres di UGM
Advertisement
Indonesia dipandang sebagai tempat strategis untuk menyemaikan berbagai gagasan
Harianjogja.com, SLEMAN-Critical Tourism Studies (CTS) asosiasi para pemikir pariwisata dunia yang bermarkas di London menggelar CTS–Asia Pasific (CTS-AP) di University Club UGM, 3-6 Maret 2018.
Advertisement
Dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Minggu (25/2/2018), CTS selalu mengembangkan berbagai kesempatan untuk membangun jaringan kerja sama, pertukaran gagasan, kolaborasi penelitian serta diskusi kritis terkait isu-isu terkini kepariwisataan dan mengkaji berbagai solusi untuk pembangunan kepariwisataan berkelanjutan sebagai salah satu industri terbesar dunia. Mencermati perkembangan kepariwisataan global yang menunjukkan perkembangan amat pesat, kawasan Asia Pasific merupakan kawasan paling cepat dan paling dinamis.
Oleh karenanya CTS memindahkan orientasi dari Eropa ke kawasan Asia Pasifik dengan membentuk Critical Tourism Studies–Asia Pasific (CTS-AP). Indonesia dipandang sebagai tempat strategis untuk menyemaikan berbagai gagasan dari para pemikir pariwisata dunia dan tepat dipilih sebagai pagelaran konferensi internasional CTS-AP. UGM mengambil inisiatif untuk menjadi tuan rumah Konferensi CTS-AP yang pertama di Asia Pasifik.
Upacara Pembukaan Konferensi akan dilaksanakan di Balairung, Gedung Pusat UGM pada hari Sabtu (3/3/2018) pukul 19.00. Kegiatan Konferensi (Grand Plennary dan Parallel sessions) akan berlangsung selama dua hari penuh di UC pada 4-5 Maret 2018. Selanjutnya pada 6 Maret 2018, peserta konferensi akan diajak serta mengikuti wisata Sun Rise tour di Candi Borobudur yang disponsori PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (TWCBPRB).
Delapan pembicara kunci dan 161 pembicara dari 23 negara akan menyampaikan pemikiran dan gagasan terkait isu atau topik strategis mutakhir pembangunan kepariwisataan yang mencakup 24 topik bahasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Mantan PM Korsel Dipenjara 23 Tahun dalam Kasus Darurat Militer
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Bea Cukai Siagakan 36 Petugas Sambut Haji Perdana via YIA
- Angka Pernikahan di DIY Turun Konsisten Sejak 2019
- LBH Jogja Soroti Represi Aktivis dan Konflik Agraria Sepanjang 2025
- Dispar Kulonprogo Dorong Desa Wisata Mandiri Jadi Profesi Utama
- Jejak Diduga Macan Muncul di Semanu, BKSDA Pasang Kamera Trap
Advertisement
Advertisement



