Ada Renovasi Sisi Barat, PKL Malioboro Boleh Jualan 2 Pekan

20 Maret 2018 18:20 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Para pedagang kaki lima (PKL) sisi barat Malioboro dibolehkan berjualan selama dua pekan ke depan

 

Harianjogja.com, JOGJA-Para pedagang kaki lima (PKL) sisi barat Malioboro dibolehkan berjualan selama dua pekan ke depan, khususnya bagi PKL di sisi utara Malioboro sepanjang 160 meter. Hal itu seiring selesainya pengecoran beton induk di bagian tersebut.

"Sebetulnya sudah dibolehkan jualan sejak Sabtu lalu untuk bagian utara sepanjang 60 meter ke selatan, dan bagian Simpang Dagen ke selatan 60 meter," kata Manager PT. F Syukri Bala, kontraktor penataan sisi barat Malioboro, Eri Purnomo, Selasa (20/3/2018).

Eri mengatakan bagian selasar toko di utara Malioboro sudah selesai pengecoran beton induk. Hasil pengecoran itu perlu didiamkan selama dua pekan sebelum dipasang teraso. Pemasangan teraso rencananya dikerjakan pada pekan pertama April mendatang.

Sambil menunggu pemasangan teraso, kata Eri, pihaknya akan melakukan pengecoran beton induk di jalur lambat selama dua hari ke depan. Sementara pengecoran beton induk di depan bank BNI sampai depan Museum Sonobudoyo akan dikerjakan Selasa malam.

Sejauh ini Eri mengaku tidak ada kendala berarti dalam proses pengerjaan fisik yang dimulai sejak 12 Maret tersebut. Pada momen Selasa Wage kemarin, pihaknya justeru sedikit terbantu karena semua PKL Malioboro libur, sehingga kendaraan pengangkut material bisa leluasa keluar masuk Malioboro.

Ia juga mengklaim proses pengerjaan lebih cepat dari jadwal. Dalam pekan ini target pengecoran beton induk selesai di tiga titik, yakni paling utara Malioboro sampai depan Inomaret, Simpang Jalan Dagen ke selatan, dan Jalan Pangurakan depan BNI dan Museum Sonobudoyo.

Pekan ini material pengecoran yang dikeluarkan sebanyak 240 meter kubik di tiga blok tersebut, "Kalau dihitung setara dengan 1.600 meter yang siap akan kami cor dalam minggu ini," ujar Eri.