Astrid Widayani Raih Penghargaan Darma Bakti di Hari Pramuka ke-65
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
foto ilustrasi (JIBI)
Harianjogja.com, JOGJA- Keterbatasan lahan ditengarai menjadi penyebab maraknya juru parkir (jurki) liar di Kota jogja. Dinas Perhubungan Kota Jogja mencatat, jumlah pelanggaran parkir selama musim libur Lebaran terus meningkat.
Hingga H+5 Lebaran ini, sebanyak 21 juru parkir (jukir) baik resmi maupun liar yang melanggar ketentuan Perda berhasil ditindak oleh Pemkot Jogja.
Kepala Bidang Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Jogja Imanudin Aziz menjelaskan dari 21 jukir yang berhasil ditindak kebanyakan merupakan jukir liar. Jika jukir resmi yang ditindak empat orang, jukir liar yang ditindak sebanyak 17 orang. "Dibanding jukir resmi yang kami berikan surat tugas, oknum jukir liar justru mendominasi pelanggaran. Jumlahnya kemungkinan bisa bertambah," katanya, Kamis (21/6/2018).
Bentuk pelanggaran yang dilakukan para jukir ini, lanjut Aziz hampir semuanya sama. Mereka menaikkan tarif parkir tidak sesuai ketentuan Perda alias nuthuk harga. Seluruh oknum jukir yang dijaring itu dilimpahkan ke Sat Pol PP pada Senin (25/6/2018) mendatang sebelum diajukan ke pengadilan. Seluruhnya diancam tindak pidana ringai (tipiring) dengan denda maksimal Rp50 juta.
"Banyak yang memungut tarif di atas ketentuan. Padahal kami sudah berkali-kali mengingatkan agar penarikan tarif parkir harus sesuai aturan," katanya.
Banyaknya oknum jukir liar yang ditindak, kata Aziz, salah satunya dipicu keterbatasan lokasi parkir resmi. Alhasil, tempat yang seharusnya tidak boleh dimanfaatkan untuk parkir akhirnya dijadikan lahan parkir. Bahkan si oknum juga menerbitkan karcis sendiri dengan tarif yang tidak wajar. Ada juga yang sama sekali tidak memberikan karcis.
Dia berharap upaya Pemda DIY untuk menambah kapasitas Tempat Khusus Parkir (TKP) bisa meminimalisir pelanggaran parkir. Salah satu TKP yang kini sedang dibangun saat ini berada di Jalan Beskalan. Di TKP ini nantinya dibangun parkir tiga lantai. Selain itu, lahan eks STIEKER di Jalan Parangtritis juga menurut rencana akan dijadikan lahan parkir oleh Pemda DIY.
Sementara itu, Kepala Dishub Jogja Wirawan Hario Yudho mengatakan kapasitas parkir di Kota Jogja terbatas sehingga dimungkinkan tidak semua kendaraan wisatawan bisa tertampung di tempat parkir yang ada. Untuk menjembatani masalah itu, pihaknya juga bekerja sama dengan TKP swasta agar ada persil-persil pribadi yang dibuka untuk lokasi parkir.
Meskipun persil pribadi dapat digunakan untuk lokasi parkir, dia mengingatkan agar penetapan tarif parkir di persil pribadi harus dilakukan secara wajar. “Perda hanya mengatur tarif parkir tepi jalan umum dan tempat khusus parkir. Sedangkan untuk persil pribadi tidak diatur. Terkadang, penetapan tarif dilakukan secara tidak wajar sehingga dikeluhkan wisatawan,” katanya.
Wirawan memastikan tidak ada kenaikan tarif parkir selama libur lebaran dan tetap mengacu pada peraturan yang sudah ada. “Kami sudah lakukan pembinaan terhadap juru parkir dan terus melakukan penertiban. Tujuannya agar wisatawan yang berkunjung tetap merasa nyaman,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Delapan warga Sleman dari dua KK siap mengikuti transmigrasi 2026 ke Poso dan Polewali Mandar. Mereka tinggal menunggu jadwal pemberangkatan.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.