Advertisement
Sudah Dilakukan Berbagai Upaya Ini, tapi Wisatawan yang Hilang di Pantai Parangtritis Belum Ditemukan
Tim SAR dan Ditpolair Polda DIY membawa membawa jenazah Mansur untuk diidentifikasi di Posko SAR Parangtritis, Senin (2/7/2018). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL-Tim Search and Rescue (SAR) Bantul dibantu Basarnas dan Ditpolair Polda DIY masih mencari satu orang korban hilang di Parangtritis yang hingga Senin (2/7/2018) malam ini belum ditemukan. Fokus pencarian menyisir sepanjang pantai di barat Parangtritis.
"Kemungkinan di wilayah barat karena arah arusnya ke barat," kata Komandan SAR Parangtritis, Ali Sutanto, di Posko SAR Parangtritis.
Advertisement
Satu korban yang belum ditemukan tersebut bernama Ismulmaulid Bali Muhammad, 13, wisatawan asal Banjarnegara, Jawa Tengah. Bali bersama Mansur hilang terseret arus saat mandi di Pantai Parangtritis, Minggu (1/7/2018) sore. Namun Mansur sudah ditemukan pada Senin (2/7/2018) sore, sekitar pukul 17.00 WIB.
Mansur ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di Pantai Pandansari, Sanden Bantul, wilayah barat Parangtritis yang berjarak sekitar 10 kilometer. Ali mengatakan ada 100 personel gabungan pencarian dan penyelamatan yang terlibat.
BACA JUGA
Malam ini pencarian dilakukan dengan menyisir sepanjang bibir pantai ke arah barat. Proses pencarian tidak memungkinkan dilakukan menggunakan kapal pada malam hari, karena kondisi gelap, dan air laut pasang 2-3 meter di malam hari.
Pencarian juga dilakukan dengan menebar jaring di sekitar lokasi awal mula korban dinyatakan hilang. Jika Senin malam ini korban Bali belum juga ditemukan, pihaknya sudah menyiapkan jet ski dan kapal motor tempel (KMT) untuk menyisir ke arah tengah pada Selasa (3/7/2018) besok.
Pencarian dengan jet ski sebenarnya sempat dilakukan pada Senin siang, namun hasilnya nihil.
"Besok pagi kami kerahkan juga kapal Jukung," kata Ali. Ia menegaskan pencarian selama 24 jam akan dilakukan dalam waktu tiga hari sejak kejadian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- DIY Masuk Fase Akhir Siklus Gempa Besar, Warga Diminta Waspada
- Lansia di Kulonprogo Alami Insiden Unik, Ditangani Damkar
- Jejak Pencuri Gamelan di Jogja Terungkap Setelah Aksi Kedua
- Jadwal KA Prameks Hari Ini 16 April 2026, Tarif Tetap Rp8.000
- SPPG Didesak Tanggung Jawab Penuh Kasus Keracunan di Bantul
Advertisement
Advertisement









