Advertisement
Kerawanan Pemilu di Jogja Tertinggi Kedua se-Nasional, Polda Siapkan Pasukan
Ilustrasi personel polisi - ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN- Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) DIY menjadi yang tertinggi kedua dari seluruh provinsi di Indonesia. Polda DIY pun melakukan antisipasi keamanan dengan menyiagakan pasukan.
Menanggapi tingginya IKP DIY, Kabid Humas Polda DIY AKBP Yuliyanto mengatakan telah melakukan berbagai kesiapakan untuk mengantisipasi adanya potensi ganguan keamanan pada masa pemilu.
Advertisement
"Kami sudah menggelar apel pasukan untuk pengamanan pemilu dan berkoordinasi dengan TNI, KPU [Komisi Pemilihan Umum) DaiY, dan juga Bawaslu [Badan Pengawas Pemilu) DIY," kata Yuliyanto, Kamis (27/9/2018).
Sebelumnya Kapolda DIY, saat gelar pasukan pengamanan pemilu di Lanud Adisutjipto, Rabu (19/9/2018) ganguan keamanan dalam pemilu akan lebih diantisipasi pada saat saat-saat kritis dalam pemilu. Oleh karena itu pengerahan pasukan juga bakal disesuaikan sesuai masa kritis tersbut. Termasuk saat dimulainya masa kampanye 23 September 2018 sampai dengan 13 April 2019.
BACA JUGA
"Kampanye mulai 23 September 2018-13 April 2019, ada saat-saat kritis tentunya, sehingga pengerahan pasukan sesuai tahapan. Misalnya pada saat tahap kampanye, dikerahkan sekitar 1/4 kekuatan, minggu tenang 1/5 kekuatan, pemilihan 2/3 kekuatan, dan penghitungan 1/3 kekuatan," jelasnya
Lanjutnya lagi potensi kerawanan yang paling diantisipasi memang pasa saat masa kampanye. "Kalau pemetaan potensi kerawanan, otomatis pada saat masa kampanye. Karena ada kubu masing-masing pendukung melakukan kampanye terbuka, bisa melakukan pelanggaran lalu lintas, potensi bentrok dan lain-lain itulah yang kami antisipasi," kata Kapolda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Susunan Lengkap Dewas dan Direksi BPJS Kesehatan Periode 2026-2031
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Pemda DIY Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Tegaskan Transparansi
- Pemkot Jogja Nilai Mayoritas Gedung Pemerintah Tahan Gempa
- Cuaca Ekstrem Terjang Sleman, Rumah Rusak hingga Longsor
- Jogokariyan hingga Kauman Rawan Macet, Ini Antisipasi Dishub Jogja
- Revitalisasi 21 Sekolah di Sleman, Dana Rp10,5 Miliar Dikucurkan
Advertisement
Advertisement







