Kerawanan Pemilu di Jogja Tertinggi Kedua se-Nasional, Polda Siapkan Pasukan

Ilustrasi personel polisi - ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
28 September 2018 13:50 WIB Irwan A Syambudi Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) DIY menjadi yang tertinggi kedua dari seluruh provinsi di Indonesia. Polda DIY pun melakukan antisipasi keamanan dengan menyiagakan pasukan.

Menanggapi tingginya IKP DIY, Kabid Humas Polda DIY AKBP Yuliyanto mengatakan telah melakukan berbagai kesiapakan untuk mengantisipasi adanya potensi ganguan keamanan pada masa pemilu.

"Kami sudah menggelar apel pasukan untuk pengamanan pemilu dan berkoordinasi dengan TNI, KPU [Komisi Pemilihan Umum) DaiY, dan juga Bawaslu [Badan Pengawas Pemilu) DIY," kata Yuliyanto, Kamis (27/9/2018).

Sebelumnya Kapolda DIY, saat gelar pasukan pengamanan pemilu di Lanud Adisutjipto, Rabu (19/9/2018) ganguan keamanan dalam pemilu akan lebih diantisipasi pada saat saat-saat kritis dalam pemilu. Oleh karena itu pengerahan pasukan juga bakal disesuaikan sesuai masa kritis tersbut. Termasuk saat dimulainya masa kampanye 23 September 2018 sampai dengan 13 April 2019.

"Kampanye mulai 23 September 2018-13 April 2019, ada saat-saat kritis tentunya, sehingga pengerahan pasukan sesuai tahapan. Misalnya pada saat tahap kampanye, dikerahkan sekitar 1/4 kekuatan, minggu tenang 1/5 kekuatan, pemilihan 2/3 kekuatan, dan penghitungan 1/3 kekuatan," jelasnya

Lanjutnya lagi potensi kerawanan yang paling diantisipasi memang pasa saat masa kampanye. "Kalau pemetaan potensi kerawanan, otomatis pada saat masa kampanye. Karena ada kubu masing-masing pendukung melakukan kampanye terbuka, bisa melakukan pelanggaran lalu lintas, potensi bentrok dan lain-lain itulah yang kami antisipasi," kata Kapolda.