Lestarikan Tradisi, Dusun Tampungan Gelar Atraksi Budaya

Pentas jatilan yang diadakan dalam gelar budaya di Desa Sendangtirto, Kecamatan Berbah, Minggu (28/10/2018). - Harian Jogja/fahmi Ahmad Burhan
30 Oktober 2018 14:15 WIB Fahmi Ahmad Burhan Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Dusun Tampungan, Desa Sendangtirto, Kecamatan Berbah, menggelar atraksi budaya mulai dari kirab hingga pentas jatilan. Acara digelar sebagai upaya melestarikan tradisi.

Kepala Dusun Tampungan, Marjoko, mengatakan agenda gelar budaya di Dusun Tampungan dilaksanakan Minggu (28/10/2018). "Ada kirab bergada dari warga kemudian dilanjutkan pentas seni tari-tarian, reog, jatilan, karawitan, dan hadrah," ujarnya saat ditemui Harian Jogja, Minggu.

Warga menggelar kirab bergada dengan mengenakan pakaian adat dengan rute di seputaran wilayah Dusun Tampungan. Setelah kirab digelar berbagai acara lain seperti tari-tarian dan karawitan.

Marjoko mengatakan acara tersebut rutin digelar sebagai upaya melestarikan budaya. "Warga antusias dengan adanya gelar budaya ini dan semua warga terlibat mulai dari persiapan acara sampai gelar budaya," kata Marjoko.

Menurutnya, dengan adanya acara tersebut juga dapat merekatkan kerukunan antarwarga. Ia berharap acara tersebut bisa terus dilestarikan dan ada perkembangan lagi tiap tahunnya.

Gelar budaya tidak hanya diadakan di Dusun Tampungan. Di hari yang sama juga digelar berbagai atraksi budaya di Dusun Kentungan, Desa Condongcatur, Kecamatan Depok. "Berbagai gelar budaya digelar di masing-masing dusun bertujuan untuk menampilkan potensi yang ada di masyarakat," kata Kepala Seksi Objek Daya Tarik Wisata (ODTW) Dinas Pariwisata DIY, Wardoyo, Minggu.

Menurut Wardoyo, gelar budaya bisa menjadi ajang kreativitas masyarakat dan memberi ruang wisata budaya. Ia mengatakan gelaran tersebut merupakan kerja sama antar berbagai pihak, baik dari pemerintah maupun warga.