Advertisement
Guguran Lava Mengarah ke Kali Gendol, Warga Lereng Merapi Mulai Bersiap
Gunung Merapi Waspada, Selasa (22/5/2018). - Harian Jogja/Desi Suryanto
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN- Guguran lava Gunung Merapi sebanyak empat kali terjadi pada Jumat (23/11/2018). Guguran lava tersebut mengarah ke bukaan kawah di Hulu Kali Gendol.
Warga di sekitaran Lereng Merapi beraktivitas normal dan sudah mempersiapkan langkah mitigasi dengan tetap mengikuti arahan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).
Advertisement
Warga Dusun Srunen, Desa Glagaharjo, Cangkringan yang masuk pada Kawasan Rawan Bencana (KRB) III, Wawan Setiawan mengatakan warga sudah mempersiapkan apabila sewaktu-waktu terjadi erupsi Merapi.
"Kami melihat sesuai instruksi saja, yang jelas persiapan-persiapan sudah dilakukan, seperti adanya pelatihan mitigasi dari BPBD [Badan Penanggulangan Bencana Daerah], juga pihak desa," katanya pada Senin (26/11/2018).
BACA JUGA
Kepala Desa Kepuharjo Heri Suprapto mengatakan kordinasi dengan BPBD terkait mitigasi terus dilakukannya. "Warga beraktivitas seperti biasanya. Tentunya Merapi suatu saat pasti akan meletus, tapi kita tingkatkan kewaspadaan," ujar Heri.
Berbagai langkah mitigasi dilakukan melalui adanya Desa Tangguh Bencana (Destana) dan di tingkat sekolah dengan adanya Sekolah Siaga Bencana. Selain itu, menurut Heri, jalur-jalur evakuasi di tempatnya juga sudah siap dipakai jika sewaktu-waktu terjadi erupsi.
Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Sleman Joko Supriyanto mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan mitigasi dengan memberikan pelatihan kepada warga. Sementara terkait pengungsian, barak pengungsian yang sudah ada di sekitaran lereng merapi mencapai 39 barak pengungsian. "12 dikelola oleh BPBD Sleman yang satu baraknya bisa menampung ratusan orang. Juga ada dari desa," ujar Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Korea Selatan Perpanjang Bebas Biaya Visa hingga Juni 2026
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




