Kebun Binatang Gembira Loka Jogja Diusulkan Dipindah, Begini Jawaban Sri Sultan

Wisatawan di Gembiraloka Zoo. - Harian Jogja/ I Ketut Sawitra Mustika
28 November 2018 09:50 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Kebun Binatang Gembira Loka (Gembira Loka Zoo) diusulkan dipindah keluar Kota Jogja, lantaran kawasan tersebut ingin dijadikan tempat parkir.

Kepala Dinas Perhubungan DIY Sigit Sapto Raharjo mengatakan wacana pemindahan kebun binatang Gembira Loka sebenarnya sudah lama, meski demikian belum ada pihak yang menyetujui. Sigit menilai, jika lahan gembira loka diubah menjadi taman parkir dan sejenisnya tetap bisa mendatangkan pendapatan asli daerah (PAD) yang tidak kalah dengan posisi saat ini.

Gembira Loka Zoo dianggap menjadi satu-satunya lahan yang cocok untuk taman parkir jika PAD ingin tetap masuk di Kota Jogja.

"Bisa dari pendapatan parkir bus kan tinggi, itu belum termasuk shuttle-nya dari titik parkir menuju wisata yang dituju. Kalau ini [Gembira Loka] bisa jadi [taman parkir], nanti enggak usah mikir [parkir] Beskalan, Abu Bakar Ali, nek wis dadi pokoke rampung [masalah parkir di Kota Jogja]," ungkapnya, Selasa (27/11/2018).

Sigit mengatakan, pemindahan Gembiro Loka Zoo itu bisa diarahkan ke luar Kota Jogja. Antara lain di Tahura atau kawasan Hutan Bunder, Patuk, Gunungkidul atau Mangunan, Bantul. Ia mengatakan jika dikaitkan dengan bisnis, lahan di Tahura tersebut tetap bisa digunakan dengan tidak mengurangi lahan secara umum. Bahkan menurutnya, jika dipindah di Tahura bisa seperti Taman Safari di Jawa Timur.

Terkait wacana tersebut, Gubernur DIY Sri Sultan HB X angkat bicara. Sultan mengakui wacana pemindahan Gembira Loka sebenarnya sudah lama dibicarakan. Meski demikian belum ada kesepakatan dari berbagai pihak untuk melakukan pemindahan. Selain itu kebun binatang tersebut menjadi salah satu hiburan di Kota Jogja sehingga jika dipindahkan tidak ada ganti yang secara khusus mewakili keberadaan Gembira Loka sebagai tempat hiburan sekaligus edukasi masyarakat.

"Nek dipindah terus Kota ono hiburan opo? kalau mau sudah saya pindah dulu-dulu lima tahun yang lalu. Karena itu jadi potensi pariwisata di kota," ucap HB X.

Sultan justru memiliki wacana pembangunan tempat parkir penyangga untuk mengatasi masalah parkir di Kota Jogja dengan tidak harus memindah Gembira Loka. Salah satunya dengan membangun tempat parkir menggunakan tanah kas desa di wilayah Banguntapan, Bantul yang jaraknya tidak terlalu jauh dari Gembiro Loka.

"Harapan saya justru di tanah lor JEC di belakang hotel sing madhep ngidul, itu kan ada tanah lima hektare kosong milik tanah desa yang bisa untuk parkir," ujarnya.