Top Ten News Jogja 11 Juli, Jampidsus, Bupati Sukoharjo, Mandala Krida
Redaksi Harian Jogja kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News edisi Sabtu (11/7/2026) yang merangkum berbagai isu paling hangat dan strategis.
Seorang pemulung tengah memilah sampah di TPST Piyungan beberapa waktu lalu./Harian Jogja- Nur Uswatun Khasanah (M123)
Harianjogja.com, JOGJA- Pembuangan sampah dari Kota Jogja ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPSP) Piyungan, Bantul kembali terkendala setelah alat berat di lokasi tersebut rusak. Kerusakan alat berat terjadi pada Minggu (9/12/2018), namun dampaknya masih tersisa sampai sekarang.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja Suyana mengatakan meskipun truk pengangkut sampah tetap beroperasi namun mereka harus mengantre melakukan bongkar muat. Hal itu terjadi karena alat berat di lokasi mengalami kerusakan. Rusaknya alat berat di TPST Piyungan juga pernah terjadi pada pertengahan Agustus lalu.
Kondisi tersebut berdampak pada waktu yang dibutuhkan untuk membuang sampah bertambah lama. Selain itu, distribusi pembuangan sampah juga mengalami gangguan. “Kalau biasanya truk bisa pulang-pergi dalam waktu satu jam, sekarang membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali mengambil sampah. Ini dikarenakan mereka harus menunggu giliran,” katanya, Senin (10/12/2018).
Kondisi tersebut, lanjut Suyana, berpotensi menambah tumpukan sampah di sejumlah tempat pembuangan sementara (TPS). Hal yang saja juga terjadi pada Agustus lalu di mana seluruh TPS di wilayah Jogja penuh dengan sampah bahkan seluruh truk juga dipenuhi sampah akibat alat berat di TPST Piyungan rusak.
Bila kondisi tersebut berlangsung hingga pergantian tahun, dikhawatirkan akan menimbulkan persoalan baru. Apalagi saat Jogja menghadapi musim liburan akhir tahun. "Oleh karena itu, kami mengimbau agar masyarakat dapat mengurangi semaksimal mungkin volume sampah yang dibuang ke TPS," pintanya.
Di wilayah Jogja, kata Suyana, terdapat sekitar 140 tempat pembuangan sementara dan 12 depo sampah. Petugas dari DLH biasanya mengangkut sampah dari TPS dan depo setiap pagi dan sore hari sebelum dikirim ke TPST Piyungan. Adapun rata-rata volume sampah yang dibuang ke TPST Piyungan sekitar 257 ton per hari.
“Kami mampu mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA Piyungan sekitar 17,4 persen saja. Hingga akhir tahun kami berharap pembuangan sampah bisa mencapai 18 persen atau sesuai target,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Redaksi Harian Jogja kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News edisi Sabtu (11/7/2026) yang merangkum berbagai isu paling hangat dan strategis.
Lima SD negeri di Gunungkidul resmi digabung mulai tahun ajaran baru akibat kekurangan murid. Berikut daftar sekolah yang diregrouping.
BPOM temukan 12 produk obat herbal ilegal mengandung sildenafil, parasetamol, deksametason. Klaim stamina pria hingga sesak napas, ancaman pidana 12 tahun.
Gelombang panas ekstrem di Prancis tutup Menara Eiffel lebih awal dan pangkas etape Tour de France. Suhu di atas 35 derajat Celsius, siaga merah meluas.
Mario Aji terjatuh di lap 10 dan gagal finis di Moto2 Jerman 2026. Ivan Ortola juara setelah persaingan sengit di Sachsenring, David Alonso crash di lap 19.
Investor Jepang dan Tiongkok melirik KPI Semin di Gunungkidul. Namun hingga kini investasi baru masih sebatas penjajakan dan belum terealisasi.