Demi Keamanan Wisatawan, Tim SAR Pasang Garis Polisi di Pantai Glagah

Petugas Sarlinmas Wilayah V Kulonprogo bersama aparat kepolisian memasang garis polisi di Pantai Glagah, Kecamatan Temon, Minggu (23/12 - 2018).Istimewa
23 Desember 2018 21:15 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Sebagai langkah antisipasi dan imbauan kepada wisatawan agar tak sembarangan mandi di laut, Sarlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulonprogo dan aparat kepolisian memasang garis polisi di sepanjang bibir Pantai Glagah, Kecamatan Temon, Minggu (23/12/2018).

Koordinator SRI Wilayah V Kulonprogo, Aris Widyatmoko, mengatakan jumlah pengunjung di Pantai Glagah cukup banyak. Pada Sabtu (22/12/2018) hingga Minggu jumlah wisatawan yang datang mencapai 2.000 orang. Atas hal itu sebagai antisipasi keamanan SRI memasang garis polisi. "Kami bekerjasama dengan aparat kepolisian memasang garis polisi sebagai bentuk larangan sekaligus imbauan kepada masyarakat agar tidak mandi di laut," kata Aris, Minggu.

Selain memasang garis polisi SRI juga memasang sejumlah spanduk imbauan bagi wisatawan agar tak mandi di laut. Berdasakan prakiraan Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY, selama libur Natal tinggi gelombang laut selatan bakal berada di angka 1,5 meter hingga dua meter.

SRI Wilayah V Kulonprogo, kata Aris, selalu mengikuti informasi terkini yang disampaikan BMKG DIY melalui laman resminya. Hal tersebut dilakukan guna menentukan langkah antisipasi ataupun mitigasi ketika lonjakan pengunjung terjadi pada musim liburan kali ini.

Untuk menyambut libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, SRI Wilayah V Kulonprogo mengintensifkan pengamanan sejak 22 Desember hingga 1 Januari 2019. "Kami selalu bersiaga untuk memastikan keamanan pengunjung," kata Aris.