Pantai Baron Bakal Dilengkapi Sarana Pengolahan Limbah

Salah satu sudut pemandangan di Pantai Baron, Gunungkidul -
15 Januari 2019 19:15 WIB Rahmat Jiwandono Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul menyiapkan anggaran Rp54 miluar untuk penataan Pantai Baron. Revitalisasi yang dimulai tahun ini akan mengakomodasi pembangunan saluran pengolahan limbah. Dengan penataan ini diharapkan Pantai Baron menjadi ikon wisata di Bumi Handayani.

Rencana penataan Pantai Baron mencuat sejak tiga tahun lalu. Namun ada beberapa faktor yang membuat rencana penataan jalan di tempat. Faktor utama yang menjadi kendala penataan yakni sosialisasi dengan pelaku usaha serta ketersediaan anggaran.

Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul, Hary Sukmono, mengatakan jajarannya bakal membangun saluran limbah dalam penataan Pantai Baron. Limbah akan dikelola supaya tidak mencemari lingkungan. "Arahan dari Sekda Gunungkidul seperti itu," ujarnya, Selasa (15/1).

Menurut Hary selain membangun saluran limbah, proyek juga mencakup penataan pedagang dan area parkir. Penataan ini, menurut Hary, tak hanya untuk kenyamanan wisatawan, tetapi untuk semua pihak termasuk pedagang dan nelayan. "Kami juga berencana membuat wisata bahari yang sifatnya edukatif dengan melibatkan nelayan setempat," katanya.

Hary menjelaskan penataan Pantai Baron bakal mengakomodasi sejumlah unsur penunjang dalam dunia pariwisata yaitu atraksi, amenitas, dan aksesbilitas. Ketiga elemen ini penting untuk sebuah objek wisata supaya pengunjung merasa nyaman.

Seorang pedagang makanan di Pantai Baron, Tri Yuliani, mengatakan dirinya belum mengetahui adanya rencana pembangunan saluran pengolahan limbah. "Kami tahunya pedagang mau ditata saja, tapi kalau mau dibuat seperti itu lebih bagus," katanya.