Tahap Awal Penataan Pantai Glagah adalah Penggusuran Hotel, Warung, Hunian dan Tambak Udang

Objek wisata Pantai Glagah, Desa Glagah, Kecamatan Temon, Minggu (6/1/2019). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
26 Februari 2019 06:57 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Proses penataan kawasan Pantai Glagah rencananya bakal dimulai setelah New Yogyakarta International Airport (NYIA) diresmikan pada April 2019 mendatang.

Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo mengatakan penataan ini menyusul selesainya Detailed Engineering Design (DED) Pantai Glagah pada akhir 2018 lalu serta kepastian waktu beroperasinya NYIA. Pemkab Kulonprogo sebelumnya masih menunggu kemungkinan adanya perubahan desain bandara tersebut.

"Karena DED [Detailed Engineering Design] sudah selesai, nanti begitu bandara di-launching, ini [Pantai Glagah] langsung kita tata, kemarin kami masih menunggu apakah ada perubahan bandara, dan karena sekarang sudah fix maka penataan bisa dilakukan," ujarnya, Senin (25/2/2019).

Hasto memaparkan untuk tahap awal penataan, seluruh bangunan di sepanjang pantai Glagah hingga Congot meliputi hotel, warung, hunian warga dan tambak udang akan digusur. Setelah itu sarana prasarana penunjang wajah baru Pantai Glagah mulai dibangun. Penataan ditargetkan dapat selesai di akhir 2020.

Dikatakan Hasto, penataan Pantai Glagah akan menghabiskan dana sekitar Rp69 miliar. Kewenangannya bisa dilakukan oleh Pemkab lewat alokasi APBD maupun Kemitraan Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Badan Usaha Milik Desa (BUMD) setempat dan pihak swasta juga memiliki peluang menangani penataan tersebut. "Tapi harus kerjasama dengan KSO," kata Hasto.

Ia berharap dalam penataan ini tidak menggunakan skema multiyears, karena dikhawatirkan terdapat kerusakan pada infrastruktur yang terlebih dulu dibangun, sementara bangunan lain belum selesai pembangunannya. Hal itu menurutnya akan merepotkan.

"Selain itu, kalau ada orang yang menyanggupi lewat KPBU ya tidak boleh hanya separuh [dana dari total Rp69 miliar]. Ini harus satu paket," tegasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo, Niken Probo Laras mengatakan penataan Pantai Glagah berfokus pada wisata air dan kuliner. Selain itu terdapat bangunan khusus penjual cinderamata, food court, trek joging, dan taman. Semua itu berdasarkan DED Pantai Glagah.