Adu Banteng di Jalan Wates, Mobil Agya Rusak Parah

Petugas Satlantas Polres Kulonprogo mengevakuasi bangkai mobil Toyota Agya yang terlibat kecelakaan adu banteng di di ruas jalan Jogja-Wates kilometer atau di sisi timur Jembatan Durungan, Kecamatan Wates, Kamis (16/3/2019). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
14 Maret 2019 20:57 WIB Jalu Rahman Dewantara Sleman Share :

Harianjogja.com, WATES--Sebuah mobil Toyota Agya bernomor polisi AB AB 1176 RC terlibat kecelakaan "adu banteng" dengan truk pengangkut tanah urug di ruas jalan Jogja-Wates tepatnya di sisi timur Jembatan Durungan, Kecamatan Wates, Kamis (16/3/2019) sore. Kerasnya benturan membuat bodi depan kedua kendaraan mengalami kerusakan.

Penyidik Unit Laka Lantas Satlantas Polres Kulonprogo, Bripka Daryanto mengungkapkan kecelakaan bermula ketika pengemudi mobil, Sunarto, 40, warga Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman memacu kendaraannya dari arah timur ke barat. Sesampainya di lokasi kejadian, mobil tersebut melewati marka pemisah lajur lalu lintas.

Sementara dari arah berlawanan, sebuah truk pengangkut tanah bernomor polisi G 1343 ND yang dikemudikan Muhammad Romadon, 27, warga Paguyangan, Brebes juga tengah melaju. "Dekatnya jarak kedua kendaraan membuat tabrakan adu banteng tak bisa terhindarkan," beber Daryanto, Kamis.

Daryanto mengatakan berdasarkan penuturan saksi mata, mobil Agya itu sempat terpental dan melintang di tengah jalan. Walhasil Sunarto dan anaknya, Ayudhia Satria Jagat, 3, mengalami luka parah. Keduanya lantas dibawa ke rumah sakit terdekat. Sementara pengemudi truk hanya mengalami lecet di sejumlah baguan tubuhnya.

Polisi menduga kecelakaan ini terjadi lantaran pengemudi Agya mengantuk dan kurang konsentrasi. "Berdasarkan oleh TK, pengemudi Agya mengantuk dan tidak fokus, apalagi karena bersama anak kecil, sehingga tida bisa mengendalikan kendaraan," ujar Daryanto.

Sementara itu sang supir truk, Muhammad Romadon mengaku bingung ketika Agya memakan jalurnya sehingga menyebabkan kecelakaan tersebut. "Saya hanya memacu kendaraan dengan kecepatan 40 km/ jam, tiba-tiba ada mobil di depan, ya enggak bisa ngapa-ngapain, udah keburu deket," kata Muhammad.

Akibat kejadian ini arus lalu lintas di lokasi kecelakaan sempat tersendat. Pasalnya sejumlah pengguna jalan menjadikan peristiwa ini sebagai tontonan. Namun kondisi itu tak berlangsung lama karena petugas Satlantas Polres Kulonprogo segera membawa kedua kendaraan tersebut ke Mapolres Kulonprogo.