Angkasa Pura Siap Bantu Penataan Kawasan Selatan NYIA

Ilustrasi pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulonprogo. - Ist/ Dok AP I
17 Maret 2019 10:37 WIB Fahmi Ahmad Burhan Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--PT Angkasa Pura (AP) I siap membantu penataan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) di Selatan Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA). Penataan dilakukan sebagai bagian dari mitigasi atas potensi bencana tsunami dan gempa.

Manager Proyek NYIA, Taochid Purnomo Hadi mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan mitigasi dari potensi bencana tsunami dan gempa yang ada di Bandara NYIA. Salah satu langkah mitigasi yang akan dilakukan yaitu dengan membuat green belt.

"Green belt kami siapkan sebagai langkah mitigasi terhadap bencana tsunami dan gempa. Kami tangani green belt yaitu di area pesisir sepanjang Pantai Glagah sampai Pantai Congot," ujar Taochid pada Rabu (13/3/2019).

Ia mengatakan, rencana mitigasi tersebut ada di luar area Bandara NYIA. Pembuatan green belt dilakukan dengan terlebih dahulu mengosongkan wilayah selatan Bandara NYIA. "Itu di luar area Angkasa Pura. Kami hanya memohon ke Pemkab. Ayo sama-sama menyiapkan green belt untuk penunjang bandara," kata Taochid.

Selain adanya penataan KKOP, Pemkab juga menyiapkan penataan Kawasan Wisata Pantai Glagah. "Kalau Pemda meminta bantuan kami bantu. Kita hanya siap membantu sama-sama menata," ujarnya.

Ia mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan pihak Pemkab Kulonprogo dalam langkah mitigasi. Menurutnya, beberapa langkah yang direncanakan dalam pembuatan green belt yaitu penanaman pohon cemara udang di sepanjang Selatan Bandara NYIA.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kulonprogo, Agus Langgeng Basuki mengatakan akan ada MoU antara tiga pihak yakni Pemkab Kulonprogo, AP 1 dan Pakualaman selaku pemilik lahan guna penyediaan green belt di Selatan Bandara NYIA.

"Belum ada MoU, tapi prinsipnya kami akan siapkan MoU itu di tiga pihak. Kami akan koordinasi terkait penanganan mitigasi bencana di bandara," ucapnya.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya baru mempersiapkan rancangan mitigasinya, sementara menurutnya, terkait anggaran ada di AP 1. "Perencanaan sementara masih sama, kita akan tanam pohon cemara udang," ungkap Agus.

Agus mengatakan, rencananya pohon cemara udang yang disiapkan sekitar 10.000 pohon. Pohon cemara udang akan ditanam di sepanjang empat kilometer di Selatan Bandara NYIA dari Pantai Congot sampai Pantai Glagah.