Penerimaan Mahasiswa Baru, 67 PTMA Buka Jalur Pendaftaran SBMPTMu

Ilustrasi wisuda mahasiswa. (Reuters - Fabian Bimmer)
25 April 2019 06:17 WIB Laila Rochmatin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA -- Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah kembali berinisiasi membuka Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Muhammadiyah/Aisyiyah (SBMPTMu) untuk siswa SMA/K/MA yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Pada tahun ini menjadi kali kedua seleksi masuk perguruan tinggi Muhammadiyah dilaksanakan.

Pada tahun lalu, SBMPTMu 2018 diikuti 12 Perguruan Tinggi Muhammadiyah/Aisyiyah (PTMA) seluruh Indonesia, dan hanya membuka pendaftaran untuk Program Studi Pendidikan Dokter. Untuk tahun ini ada penambahan dan perluasan jumlah kepesertaan PTMA maupun variasi program studi. Ada 67 PTMA dan 881 program studi yang dapat menjadi pilihan bagi calon mahasiswa yang akan memilih perguruan tinggi Muhammadiyah. Peserta seleksi dapat mengakses informasi serta mendaftar tes SBMPTMu melalui portal onlinesbmptmu.id.

Terdapat dua kelompok seleksi pada pendaftaran SBMPTMu 2019 yakni kelompok I untuk Prodi Pendidikan Dokter dan Dokter Gigi, serta kelompok II untuk prodi lain. Tes Kemampuan Akademik (verbal, numerik, logika) dan Materi Mata Pelajaran (Biologi, Kimia, Fisika, dan Bahasa Inggris) akan diujikan pada peserta yang memilih prodi Pendidikan Dokter dan Dokter Gigi, peserta mempunyai kesempatan memilih tiga program studi. Untuk prodi selain dokter hanya ada satu materi tes yaitu tes kemampuan akademik (verbal, numeric, logika) dan mempunyai kesempatan memilih empat program studi pada PTMA yang sama atau berbeda.

Proses seleksi akan menggunakan sistem computer based test (CBT) dan tersebar di beberapa kota di seluruh Indonesia.

“Jadi peserta dapat memilih lokasi pendaftaran terdekat untuk memudahkan peserta mengikuti seleksi. Prinsip diadakan SBMPTMu ini untuk memudahkan calon mahasiswa memilih prodi yang diinginkan tanpa harus datang ke kota tempat perguruan tinggi Muhammadiyah,” jelas ketua panitia SBMPTMu sekaligus Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Gunawan Budiyanto, Senin (22/4/2019).

Dia berharap program ini akan terus berlangsung setiap tahun dan semakin dikenal di kalangan masyarakat.

Pendaftaran SBMPTMu kelompok I (Pendidikan Dokter dan Dokter Gigi) secara resmi akan dibuka pada 29 April hingga 3 Juli 2019. Sementara untuk pendaftaran kelompok II non-kedokteran akan dibuka pada 29 April hingga 17 Juli 2019. Untuk keperluan pendaftaran peserta dapat mengunggah rapor semester V (bagi lulusan 2019) atau ijazah (bagi lulusan 2018 dan sebelumnya). Biaya pendaftaran Rp 750.000 untuk Prodi Pendidikan Dokter dan Dokter Gigi, sedangkan untuk Prodi non-Kedokteran Rp300.000.

Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof. Lincolin Arsyad memiliki harapan besar agar tercipta saling membantu satu sama lain dari perguruan tinggi Muhammadiyah di seluruh Indonesia. “Meningkatkan jaringan silaturahmi antara perguruan tinggi Muhammadiyah di seluruh Indonesia. Kami ingin meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di PTM yang tersebar di seluruh Indonesia. Efisiensi waktu juga menjadi harapan yang memang diharapkan dengan adanya SBMPTMu,” paparnya.