Proyek Konservasi Burung Aviary Purwosari Ditarget Rampung 2029
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Ilustrasi judi dadu/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Jajaran Polsek Girisubo menggerebek arena perjudian di wilayah Desa Pucung pada Jumat (10/5/2019) dini hari. Lima orang berhasil diamankan, dan salah satu pelaku berinisial NL berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil.
Kapolsek Girisubo, AKP Mursidiyanto mengatakan, penggrebekan arena judi samgong ini dari patroli rutin yang dilaksankaan petugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyaelimrakat.
Pada saat berkeliling, ada laporan dari masyarakat yang resah dengan adanya aktivitas perjudian di wilayah Desa Pucung. “Kami pun langsung melakukan penyelidikan dan menemukan arena perjudian di pos ronda wilayah setempat,” kata Mursidiyanto kepada wartawan, Jumat (10/5/2019).
Dia menjelaskan, di dalam arena perjudian ini ada tujuh orang. Namun dari hasil pemeriksaan, lima orang ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti melakukan tindak pidana perjudian. Sementara dua orang sebagai saksi, karena pada saat perjudian berlangsung hanya menonton.
Kelima pelaku yang diamankan di antaranya NL,54; HW,56; PR,60; HT,50; dan SN,26. Dari pemeriksaan polisi diketahui, salah seorang tersangka NL berstatus sebagai PNS. Meski demikian, Mursidiyanto menegaskan bahwa profesi pekerjaan tidak menghalangi petugas untuk menyelesaikan kasus ini sampai tuntas. “Kita proses sesuai dengan hukum yang berlaku,” katanya.
Selain para pelaku, polisi juga mengamankan tikar, satu set kartu remi dan uang tunai Rp325.000 sebagai barang bukti. “Sudah kita amankan dan para pelaku juga masih menjalani pemeriksaan intensif di mapolsek,” katanya.
Mantan Kapolsek Purwosari ini menambahkan, pihaknya akan terus berkomitmen menjaga kamtibmas dengan menggelar patrol maupun operasi cipta kondisi yang berhubungan dengan penyakit masyarkat. Terlebih lagi, sambung dia, sekarang ini memasuki Bulan Puasa sehingga jangan sampai ada hal-hal yang menganggu kelancaran masyarakat dalam menjalankan ibadahnya.
“Untuk menjaga ketertian ini, kami butuh partisipasi dari masyarkat. Salah satunya dengan melaporkan kegiatan-kegiatan yang dirasa dapat mengganggu keamanan dan ketertiban,” tutur dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.
Keraton Jogja gelar konser YRO di Jakarta bertajuk Gregah Nusa. Angkat semangat kebangkitan budaya dan identitas bangsa.
Pemkot Jogja bedah rumah warga dengan genting daur ulang. Ramah lingkungan, tahan lama, dan bantu kurangi sampah kota.