Gelar FKP, Disdikpora Bantul Siapkan Standar Layanan Peminjaman Stadion
Disdikpora Kabupaten Bantul menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) untuk memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Para takmir Masjid Al Hakim berfoto bersama dengan latar belakang masjid yang tengah dipugar, Sabtu (18/5/2019)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL--Warga Jeruk Legi, Tegaltandan, Desa Banguntapan, Kecamatan Banguntapan, Bantul memugar Masjid Al-Hakim. Masjid yang dibangun sejak 1978 silam itu dipugar karena sudah tidak mampu menampung jemaah yang semakin hari semakin membludak, karena banyaknya permukiman baru di sekitar masjid.
Pemugaran sudah dimulai sejak Oktober tahun lalu yang diawali dengan peletakan batu pertama oleh Wakil Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih. Ditargetkan pembangunan tersebut rampung dalam 5-6 bulan ke depan dengan kebutuhan anggaran mencapai sekitar Rp2 miliar.
Takmir Masjid Al-Hakim, Mudasir, mengatakan Masjid Al-Hakim berdiri di atas tanah wakaf Wito Daryono seluas sekitar 339 meter persegi. Masjid tersebut dibangun secara swadaya oleh warga sekitar saat itu.
Seiring waktu pemukiman sekitar masjid juga semakin padat oleh warga, pendatang, maupun para pelajar dari berbagai daerah yang indekos di wilayah Banguntapan. Masjid Al-Hakim menjadi penuh dan tidak mampu menampung jemaah terutama saat salat Jumat dan Ramadan.
Warga pun berinisiatif untuk melebarkan masjid. Akhirnya bukan hanya dilebarkan, namun dibangun kembali menjadi tiga lantai karena bangunan lama sudah tidak sesuai.
Lantai paling bawah rencananya dikhususkan untuk aktivitas organisasi masjid, aktivitas sosial masyarakat, pendidikan dan dakwah. Sementara lantai I dan II dipakai aktifitas ibadah. “Sekarang jemaah 800 orang juga bisa,” kata Mudasir, seusai menggelar rapat bersama Panitia Pembangunan Masjid Al-Hakim, Sabtu (18/5/2019).
Selama proses penambangunan, aktivitas salat jemaah dilakukan di rumah Mudasir yang posisinya tetap berada di depan masjid Al-Hakim. Mudasir mengatakan dengan bangunan baru nantinya Masjid Al-Hakim bukan hanya sebatas untuk aktivitas salat. “Tapi sebagai pusat kegiatan umat, tempat pendidikan, dan pengembangan ekonomi umat,” ujar Mudasir.
Mudasir menambahkan sumber dana pembangunan masjid sejauh ini mengandalkan swadaya masyarakat dan donatur dari berbagai pihak. “Bagi masyarakat yang ingin mendonasikan dana untuk penyelesaian pembangunan masjid tersebut bisa datang langsung ke Sekretariat Pembangunan Masjid Al-Hakim atau melalui nomor rekening BRI Syariah 1039333224 atas nama masjid Al-Hakim,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdikpora Kabupaten Bantul menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) untuk memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Raffi Ahmad meminta maaf setelah menghadiri acara Sumpah Pemuda Polda Metro Jaya yang menuai sorotan dan menjadi perbincangan warganet.
Pemda DIY memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk deteksi dini, pemerataan layanan, dan penghapusan stigma terhadap kesehatan jiwa.
Mentan Amran menyebut ketersediaan beras Indonesia mencapai 25 juta ton saat 33 negara menyiapkan persediaan pangan untuk kondisi darurat.
Jogja Photo Art Experience menghadirkan 168 karya dari 45 pameris dalam tujuh ruang instalasi seni di Jogja City Mall hingga 31 Desember 2026.
Calon penerima bansos 2027 perlu memiliki IKD aktif untuk daftar mandiri melalui Perlinsos Digital. Simak syarat dan cara aktivasi IKD.