Dispar DIY Bersiap Sambut Liburan

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY Singgih Raharjo (empat kiri) saat jumpa pers di Kantor Dispar DIY, Rabu (28/5/2019). - Istimewa/Dispar DIY
28 Mei 2019 21:07 WIB Arief Junianto Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pariwisata (Dispar) DIY terus menggenjot persiapan menyambut wisatawan saat libur Lebaran tahun ini. Persiapan yang maksimal diharapkan bisa meningkatkan angka kunjungan wisatawan.

Kepala Dispar DIY Singgih Raharjo, mengatakan ada tiga persiapan khusus yang dilakukan oleh dinasnya, yakni persiapan atraksi wisata, aksesibilitas, dan amenitas. Dia berharap ketiga persiapan itu mampu mendongkrak angka kunjungan wisatawan, baik turis lokal maupun mancanegara.

Dia menjelaskan persiapan atraksi wisata meliputi kegiatan yang memaksimalkan potensi alam dan budaya, persiapan aksesibilitas meliputi akses dan transportasi, sedangkan persiapan amenitas adalah meliputi akomodasi dan kuliner.

Tak hanya itu, Singgih juga berani memberikan garansi, hal negatif yang terjadi tahun lalu tidak akan terjadi lagi di tahun ini. Beberapa catatan negatif seperti misalnya masalah tarif parkir, masalah kesehatan, kebersihan toilet, dan kemudahan informasi call centre.

“Untuk ketertiban parkir liar, kami sudah bekerja sama dengan polisi dan Dinas Perhubungan untuk meminimalkan parkir liar serta menyiapkan punishment. Parkir liar bisa menurunkan citra Jogja sebagai kota yang terkenal santun,” kata dia melalui rilis yang diterima Harian Jogja, Selasa (28/5/2019).

Dia mengatakan kunjungan wisatawan Lebaran tahun ini diperkirakan akan naik sekitar 10%-15% dari tahun sebelumnya. Pengunjung yang tahun lalu berjumlah 3.686.733 orang diprediksi akan naik jadi 4.239.742 orang.

“Prediksi kunjungan itu didasarkan pada pertimbangan menjamurnya destinasi wisata, adanya penerbangan ekstra, dan aksesibilitas yang memadai,” ucap dia.

Tak hanya itu, untuk menunjang kenyamanan dan kemudahan informasi wisatawan, dinasnya akan menyiapkan empat posko di sejumlah titik sentral, seperti Bandara Internasional Adisutjipto, Bandara YIA, stasiun kereta api Tugu, dan Tourism Information Centre (TIC).

“Kami juga menggelar lomba vlog dan swafoto di seluruh destinasi wisata sebagai salah satu daya tarik tersendiri dan agar wisatawan tidak kehilangan momen. Wisatawan merupakan agen promosi yang dapat mempromosikan sebuah destinasi wisata, sehingga perlu diapresiasi dan diberi hadiah, ujarnya.