Waljiyem, Berburu Rezeki di Kala Idulfitri

Waljiyem, 65, pedagang yang tetap buka di hari libur Lebaran di Alun-Alun Wates, Rabu (5/6/2019).- Harian Jogja - Hafit Yudi Suprobo
06 Juni 2019 09:17 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Pelaku usaha kebanyakan meliburkan usahanya sementara pada momen lebaran. Sebagai contoh para pedagang kaki lima di Alun-Alun Wates. Lapak lapak pedagang berjejer dengan rapi namun tidak ada aktivitas jual beli.

Namun, ada pemandangan berbeda di depan Media Center Diskominfo Kulonprogo. Ada satu pedagang angkringan yang tetap buka.

Waljiyem, 65, pedagang yang tetap buka di hari libur Lebaran 1440 Hijiriah memutuskan untuk tetap berdagang karena dirinya hidup sendiri di rumahnya. “Lebaran diizinkan untuk tidak membongkar lapak,” ungkapnya, Rabu (5/6/2019).

Dia mengatakan selama Lebaran ini hasil penjualan dari angkringannya meningkat cukup signifikan. Selama Lebaran banyak warga luar Kulonprogo yang mencari makanan kecil dan minuman ringan sehabis bersilaturahmi dengan keluarga.

“Banyak pembeli dari Jakarta dan kota besar lainnya yang pulang kampung, mereka biasanya cari makanan dan minuman ringan, sembari mengobrol dengan pemandangan Alun-Alun Wates," ungkapnya.

Waljiyem awalnya tidak pernah berpikiran untuk berjualan angkringan di usianya yang sudah tidak lagi muda, bahkan bisa dikatakan sudah sepuh. “Saya sudah 40 tahun di Jakarta, terpaksa pulang ke Kulonprogo karena harus merawat kedua orang tua saya,” ucapnya.

Ia menuturkan awal ia berjualan angkringan pada 2012 lalu. “Walaupun saya bongkok seperti ini, tapi saya ingin membuktikan kalau saya masih kuat untuk bisa hidup sendiri,” tuturnya.