Masyarakat Terpecah karena Politik, Sultan Jogja Ingatkan Ajaran Sunan Kalijaga

Sri Sultan hamengku Buwono X-Gubernur DI.Yogyakarta. - Harian Jogja/Desi Suryanto
17 Juni 2019 19:07 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Raja Kraton Jogja sekaligus Gubernur DIY Sri Sultan HB X kembali mengingatkan masyarakat akan kesatuan bangsa, khususnya setelah melewati momen pemilu dimana terjadi polarisasi politik yang cukup tajam di tengah masyarakat. Polarisasi ini, menurutnya telah menjadi faktor melemahnya demokrasi Indonesia.

Hal ini disampaikan dalam sambutan Syawalan bersama Pemerintah Kota Jogja (Pemkot) di Balaikota Jogja, Senin (17/6/2019). Di situ ia menekankan konsep persaudaraan menyeluruh yang berpijak pada persaudaraan atas dasar Islam (ukhuwah Islamiyah), persaudaraan kebangsaan (ukhuwah wathaniyah), dan persaudaraan kemanusiaan (ukhuwah insaniyah).

Ia mengimbau elite politik agar tidak mengeksploitasi politik identitas dan menebar kampanye hitam berupa hoaks dan ujaran kebencian melalui media sosial. Kondisi ini dikhawatirkan akan mempertajam polarisasi, karena proses komunikasi seperti itu meniadakan niat berunding.

Ngarso Dalem berharap elit-elit politik dapat bertemu dan memusyawarahkan apa yang menjadi titik tengkar. “Persaudaraan semacam ini adalah modal dan kekuatan bangsa Indonesia untuk bersama-sama menghadapi dan mengurai segala perbedaan dengan islah,” ungkapnya.

Ia mengingatkan juga sebagai masyarakat untuk kembali ke ajaran Sunan Kalijaga, yakni Anglaras playuning banyu, ngèli ning aja kèli. Filosofi ini mengajarkan untuk ikut tetapi tidak hanyut, agar tidak ikut tenggelam ditelan pusaran air. “Menyiasati permusuhan elite yang sarat kepentingan tidak harus mengikutinya, karena yang di bawah akan menjadi korban,” kata dia.

Dalam kesemaptan ini, Ngarso dalem juga mengucapkan selamat kepada Pemkot Jogja yang tahun ini menjadi tuan rumah Pekan Olah Raga Daerah DIY. “Mohon nanti pelaksanaan Porda bisa dikoordinasikan dengan betul, agar prestasi dari Jogja bisa meningkat,” katanya.