BPS Pakai Metode Kombinasi dalam Sensus Penduduk

Rahmat Jiwandono
Rahmat Jiwandono Sabtu, 13 Juli 2019 12:37 WIB
BPS Pakai Metode Kombinasi dalam Sensus Penduduk

Ilustrasi sensus online melalui internet/Bisnis.com

Harianjogja.com, WONOSARI--Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gunungkidul akan menggunakan metode kombinasi dalam melakukan sensus kependudukan. Rencananya metode tersebut akan digunakan pada sensus penduduk 2020 mendatang.

Kepala BPS Gunungkidul, Sumarwiyanto, mengatakan combine method atau metode kombinasi adalah penggabungan antara sensus online mandiri dengan sensus manual. "Kami coba sistem itu," ucapnya, Jumat (12/7/2019).

Menurutnya, metode tersebut terdiri dari Computer Assisted Web Interviewing (CAWI), Pencil And Paper Interview (PAPI), dan Computer Assisted Personal Interview (CAPI) yang akan menentukan jumlah penduduk di suatu wilayah. Tujuannya untuk menyediakan data jumlah, komposisi, dan karakteristik penduduk Indonesia menuju satu data kependudukan.

"Jadi sistem terpadu," katanya.

Sumarwiyanto menyatakan pelaksanaan sensus penduduk 2020 akan berbeda dengan sensus sebelumnya. Sensus penduduk yang akan datang melibatkan partisipasi masyarakat menggubakan metode CAWI berbasis online.

"Kedepannya masyarakat bisa memutakhirkan data kependudukan secara mandiri," tuturnya.

Adapun jadwal pelaksanan sensus online mandiri dilaksanakan pada Maret hingga April 2020. BPS akan melakukan bulan evaluasi secara berkala selama dua bulan itu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis