Lonjakan Pemudik Lebaran Terlihat di Bandara YIA
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Ilustrasi Bupati Sleman Sri Purnomo (kanan) menyerahkan bendera saat mengukuhkan Pengurus Abdi Dalem Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Wewengkon Kabupaten Sleman periode 2018-2022 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Sabtu (7/4/2018).
Harianjogja.com, SLEMAN--Masyarakat di Kabupaten Sleman diajak untuk melestarikan kembali nilai-nilai serta budaya jawa. Nilai filosofis yang terkandung dalam budaya Jawa dirasa penting untuk membangun karakter generasi penerus, terutama di zaman yang serba terbuka saat ini.
Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan dengan kembali melestarikan budaya Jawa akan dapat membawa kesejukan serta mengurangi potensi gesekan di masyarakat.
"Budaya Jawa adalah jati diri kita," kata Sri Purnomo dalam acara sarasehan program restorasi sosial Gerakan Bangga Penggunaan Aksara Jawa (Gerbangpraja) dengan tema Nggugah Rasa Sithik Edhing Lumantar Aksara Sleman di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Sabtu (20/7/2019).
Gerbangpraja sendiri telah dicanangkan oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X pada 9 Oktober tahun 2018
Ia menambahkan dalam budaya Jawa ada banyak filosofi yang mengajarkan untuk saling bertoleransi, seperti istilah Sithik Edhing. Sehingga terutama kepada generasi muda untuk tidak malu menunjukkan jati dirinya sebagai orang jawa. “Ini tantangan kita bersama terlebih di era globalisasi seperti saat ini,” katanya.
Kepala Dinas Sosial DIY Untung Sukaryadi mengatakan, program restorasi sosial ini melalui Gerbangpraja ini dimaksudkan untuk membankitkan kembali semangat kebersamaan antar masyarakat di DIY. "Salah satunya melalui penggunaan aksara jawa sebagai sarana informasi sehari-hari," ujarnya.
Untung mengatakan, aksara bukan hanya sebagai identitas masyarakat, lebih dari itu sebagai benteng karakter dari sebuah bangsa. Oleh karena itu aksara Jawa harus fleksibel sehingga dapat digunakan untuk menuliskan bahasa-bahasa lainnya.
“Dinas Sosial DIY juga sudah membuat panduan penulisan aksara jawa untuk bahasa Indonesia dan juga bahasa Inggris,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Pemkab Magelang perkuat data kependudukan untuk tekan kemiskinan. Inovasi pelayanan cepat hingga 1 jam terus dikembangkan.
Pemda DIY buka peluang bantuan lampu Stadion Mandala Krida, namun masih menunggu persetujuan KPK sebelum realisasi.
Googlebook resmi diperkenalkan sebagai laptop AI Gemini generasi baru. Simak fitur, keunggulan, dan jadwal rilis 2026.
Sebanyak 1.738 SPPG disuspend untuk perbaikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah perketat pengawasan dan buka kanal pengaduan.
Kejagung tegaskan auditor kerugian negara tidak hanya BPK. Simak isi surat edaran terbaru dan penjelasan lengkap terkait Putusan MK 2026.