Bocah Hilang Terseret Ombak di Bantul, SAR Lanjutkan Pencarian Besok
Anak 8 tahun terseret ombak di Pantai Gua Cemara Bantul. Tim SAR lanjutkan pencarian esok hari.
Sultan HB X memberikan keterangan kepada wartawan setelah apel operasi lilin Progo 2018 di Mapolda DIY, Jumat (21/12/2018). /Harian Jogja-Yogi Anugrah
Harianjogja.com, JOGJA- Gubernur DIY Sri Sultan HB X berharap agar keamanan di sekitar proyek underpass Kentungan ditingkatkan. Hal itu dilakukan agar tidak ada lagi kasus kendaraan yang tergelincir di lokasi proyek.
"Kenapa [kendaraan] jatuh [kejadian sebenarnya] saya tidak ngerti. Saya baru dari Jakarta. Saya tidak tahu kenapa [kendaraan] terperosok? Apakah karena kurang rambu-rambunya?," jawab Sultan saat dimintai tanggapan atas insiden tersebut, Rabu (24/7/2019).
Sultan berharap agar kasus tersebut menjadi yang pertama dan yang terakhir terjadi. "Sebenarnya ini urusan pusat, balai jalan. Tapi saya harap ini (kejadian) yang pertama dan yang terakhir. Jangan terulang lagi," ujar Sultan.
Diberitakan sebelumnya, insiden terperosoknya kendaraan di lokasi pembangunan underpass Kentungan melibatkan satu truk pengangkut kayu dan satu unit mobil land rover yang melintas dari arah Barat pada Selasa (23/7/2019). Salah satu kendaraan yang terperosok, Land Rover dengan nomor pelat TDI-110 dikemudikan oleh Rule Michael John, 45, warga negara Australia. Beruntung insiden tersebut tidak menyebabkan korban jiwa. Seluruh korban hanya mengalami selamat dalam peristiwa itu.
Anggota DPRD DIY Chang Wendryanto juga menanggapi peristiwa itu. Menurutnya, pihak pengembang harus bertanggung jawab atas insiden tersebut. Dia menilai, tidak ada pengamanan yang memadai di lokasi proyek sehingga muncul kendaraan yang terperosok. "Saya kira pengembang harus bertanggung jawab. Kalau memang kendaraan berat tidak boleh melintas, kenapa tidak ada penjagaan?," katanya.
Meskipun sejak awal pengembang sudah memasang papan informasi agar kendaraan berat tidak boleh melintasi kawasan proyek, namun hal itu tidak dibarengi dengan penjagaan oleh petugas. "Jadi jangan hanya papan informasi. Harusnya dijaga, kalau kendaraan berat memang tidak boleh lewat. Kenapa kemarin masih bisa lewat?," Tanya dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anak 8 tahun terseret ombak di Pantai Gua Cemara Bantul. Tim SAR lanjutkan pencarian esok hari.
Tiga hujan meteor akan menghiasi langit akhir Juli 2026. Simak jadwal puncak Piscis Austrinids, Alpha Capricornids, dan Southern Delta Aquariids.
Kapten tim voli Venezuela Willner Rivas ditemukan meninggal bersama istri dan anaknya setelah tertimbun reruntuhan selama 11 hari akibat gempa La Guaira.
cara ampuh kosongkan memori HP tanpa hapus aplikasi: bersihkan cache, gunakan Google Files, dan kelola file WhatsApp. Simak langkah-langkahnya di sini!
Presiden Federasi Sepak Bola Prancis mengecam komentar Jose Luis Chilavert yang menyebut Timnas Prancis sebagai tim Afrika menjelang Piala Dunia 2026.
Disdikpora Bantul menyiapkan regrouping satu SD negeri di Dlingo yang terus kekurangan murid dan tidak membuka pendaftaran siswa baru pada SPMB 2026.